RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

SMP 2 Tengaran Dijadikan Lokasi Studi Banding Pasca Masuk Kategori Sekolah Sehat Tingkat Nasional

SMP 2 Tengaran Dijadikan Lokasi Studi Banding Pasca Masuk Kategori Sekolah Sehat Tingkat Nasional

SMP 2 Tengaran Dijadikan Lokasi Studi Banding Pasca Masuk Kategori Sekolah Sehat Tingkat Nasional

Kepala SMPN 2 Tengaran Waluyo saat menjadi pembicara Diseminasi Best Practice penerapan sekolah sehat selasa 12 january 2021 di Aula sekolah

TENGARAN – RASIKA FM ,  Hal ini terjadi karena penggelolaan kebersihan dilingkungan SMP 2 Tengaran yang berada di Desa Karangduren kecamatan Tengaran kabupaten Semarang begitu apik dan asri.

Bahkan saat pertama kali kita masuk ke area sekolah akan disambut pemandangan yang menyegarkan seperti adanya tanaman disepanjang jalan masuk serta pepohonan yang menambah asri lingkungan sekolah.

Kepada rasikafm.com kepala sekolah Waluyo S.Pd M.Pd mengaku jika konsep sekolah sehat telah ia rancang sejak tahun 2017 silam “Penerapan hidup bersih dan sekolah sehat atau program PHBS sudah kita awali sejak tahun 2017 lalu, pihaknya juga meminta kepada stage holder, guru karyawan ortu dan komite serta siswa untuk selalu hidup bersih dan sehat” kata Waluyo usai menjadi pembicara dalam Diseminasi Best Practice penerapan perilaku hidup bersih dan sehat menuju sekolah sehat Selasa 12 january 2021.

Kepala SMPN 2 Tengaran, Waluyo

Waluyo menambahkan pihaknya bisa mewujudkan kondisi sekolah seperti ini dimulai dari penyadaran dan persamaan konsep dengan membuat team work yang solid.

Selain membuat lingkungan sekolah yang sehat pihaknya juga menerapkan UKS yang sesuai standar kesehatan seperti pembuatan ruang putri dan putra yang terpisah.

Termasuk Pembuatan wastafel di setiap ruangan sehingga saat pandemic covid 19 jika sekolah lain binggung membuat wastafel maka hal ini tidak terjadi di SMP 2 Tengaran.
“agar Toilet sehat kami menambah jumlah ruangan dengan mengacu pada rasio 1 toilet maksimal digunakan untuk 40 laki laki, sedangkan perempuan 1 banding 20 serta memasang cermin” tambah Kepala Sekolah yang juga tercatat sebagai anggota Kwaran Tengaran Bidang Hukum dan kerjasama ini.

Sampai akhir 2020 lalu sekolah dengan total 80 guru dan 1000 lebih siswa ini berhasil menyabet juara 1 untuk kategori sekolah sehat di tingkat kabupaten Semarang, tingkat karisidenan dan di tingkat propinsi jawa Tengah serta yang membanggakan adalah masuk 5 besar kategori sekolah sehat tingkat nasional, maka tidak heran jika sekolah ini kerap dijadikan lokasi study banding sekolah sehat dijawa tengah bahkan dari sekolah lain di Nusantara (rief)

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran