URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

SS Band Pukau Ratusan Tamu Undangan Saat Launching Super Tangguh Gendongan

SS Band Pukau Ratusan Tamu Undangan Saat Launching Super Tangguh Gendongan

SS Band Pukau Ratusan Tamu Undangan Saat Launching Super Tangguh Gendongan

Foto dok iST
Must Basf, leader SS Band mendapat ucapan selamat dari Pj walikota Salatiga Sinoeng, Saat Lounching Super Tangguh, 15.5.2023.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Ratusan tamu undangan yang menghadiri acara lounching Super Tangguh kelurahan Gendongan di Pendopo Mbah Salam, jalan Jendral Sudirman no 123 dibuat terpesona atas penampilan SS Band, sebuah group band Lokal yang dibentuk tepat di hari Music tahun 2022 lalu.

Mereka mengisi acara yang dihadiri oleh ketua Dprd Kota Salatiga Dance Ishak Palit dan Pj walikota Salatiga Sinoeng Nugroho Rachmadi, senin 15.5.2023.

Kepada rasikafm.com, leader SS Band, Slamet Basuki mengatakan kehadiran SS Band diharapkan akan mampu mewarnai khasanah permusikan dikota Salatiga dan sekitarnya, apalagi band dengan 7 personil ini namanya diberikan khusus oleh mantan Walikota Salatiga Yuliyanto, “nama SS Band yang memberikan Pak Walikota Yulianto saat peringgatan hari Music tahun 2022 lalu” ujar Must Basf panggilan keren Slamet Basuki bin Djoealib ini.

Must Basf menambahkan, jika saat ini sudah banyak yang melirik kehadiran SS Band, terutama diacara acara penting dan keluarga besar, sebagai Leader ia juga bertangggung jawab atas kekompakan dan susunan lagu yg mau di bawakan saat pentas sehingga diharapkan penampilannya bisa maksimal dan diterima semua pihak, “ Sebagai leader saya bertangggung jawab atas kekompakan dan susunan lagu yang akan di bawakan saat pentas, termasuk menentukan personil” ujar Basuki yang kini juga menggeluti bisnis servis keybord dan piano ini.

louching Super Tangguh digendongan sendiri karena angka kemiskinan di Kelurahan Gendongan Kecamatan Tingkir Kota Salatiga Jawa Tengah cukup tinggi. Dari 6.000 warga, 266 di antaranya masih hidup di dalam garis kemiskinan, 12 orang mengalami stunting, dan tujuh ibu hamil kekurangan energi kronis.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Salatiga Valentino Hariwibowo mengungkapkan solusi untuk mengatasi persoalan tersebut harus diselesaikan dengan keroyokan. “Sebanyak 32 stakeholder bergotongroyong untuk bergerak menuju Gendongan nol stunting dan mengurangi kemiskinan,” jelasnya di Pendopo Mbah Salam saat pencanangan program Super Tangguh (Satu Organisasi Perangkat Daerah-OPD Bertanggung Jawab Penuh), Senin (15/5/2023).

Sementara Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit mengapresiasi pelaksanaan program Super Tangguh di Kelurahan Gendongan. “Karena melibatkan semua elemen secara lengkap, maka tujuan Super Tangguh ini akan tercapai,” paparnya.

Penampilan SS Band saat lounching Super Tangguh dikelurahan Gendongan, senin 15.5.23

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved