URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tiga partai di DPRD Kota Salatiga berencana melanjutkan langkah politik dengan menggunakan Hak Angket terhadap Wali Kota Salatiga Robby Hernawan usai Rapat Paripurna yang digelar Senin, 19 Mei 2025. Langkah ini diambil oleh para anggota dewan yang merasa tidak puas dengan jawaban wali kota terkait berbagai kebijakan kontroversial.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sukses Gunakan Hak Interpelasi, DPRD Salatiga kini Wacanakan Hak Angket

Sukses Gunakan Hak Interpelasi, DPRD Salatiga kini Wacanakan Hak Angket

Sukses Gunakan Hak Interpelasi, DPRD Salatiga kini Wacanakan Hak Angket

Tiga partai di DPRD Kota Salatiga berencana melanjutkan langkah politik dengan menggunakan Hak Angket terhadap Wali Kota Salatiga Robby Hernawan usai Rapat Paripurna yang digelar Senin, 19 Mei 2025. Langkah ini diambil oleh para anggota dewan yang merasa tidak puas dengan jawaban wali kota terkait berbagai kebijakan kontroversial.
Foto Arief Rasika
Rapat Paripurna DPRD Kota Salatiga tentang Hak Interpelasi terhadap Wali Kota, Senin (19/5/2025)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Usai Rapat Paripurna DPRD Kota Salatiga tentang Hak Interpelasi terhadap Wali Kota Salatiga, Senin (19/5/2025), 3 partai sudah menyampaikan akan melanjutkan dengan memakai Hak Angket. Hal ini muncul karena para wakil rakyat tidak puas dengan jawaban Wali Kota Salatiga Robby Hernawan.

Beberapa fraksi menyatakan akan melanjutkan dengan menggunakan Hak Angket, yakni hak istimewa DPRD menyelidiki kebijakan pemerintah daerah, yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Ketua DPRD Dance Ishak Palit yang juga Ketua DPC PDIP mengakui sudah ada yang mengungkapkan rencana menggunakan hak angket, tapi harus disampaikan dalam bentuk tertulis.

Diakuinya ada hal-hal yang dilakukan oleh Wali Kota selama ini telah melanggar aturan.

Sementara itu rencana menggunakan Hak Angket disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD dari PKB Saiful Mashud.

”Wali Kota diduga banyak melakukan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan, sehingga perlu dilakukan investigasi lewat Hak Angket,” kata Saiful Mashud.

Fraksi PKS juga memastikan menggunakan Hak Angket, seperti disampaikan Ketua DPD PKS Salatiga Latif Nahari dan anggota PKS Agus Warsito.

Dalam rapat paripurna itu, Ketua Fraksi PKS Nono Rohana, sambil menangis memprotes kebijakan Wali Kota hendak memindahkan pedagang pasar pagi, karena sumber penghidupan pedagang bakal terganggu.

Pedagang juga telah dibuat resah karena adanya rencana pemindahan, sementara selama ini aktivitas pedagang pasar pagi adalah sumber pendapatan asli daerah.

Diketahui DPRD Salatiga senin (18.5.2025) siang DPRD Salatiga gelar Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Dance Ishak Palit (PDIP), didampingi Wakil Ketua Saiful Mashud (PKB), dan Yuliyanto (Gerindra).

Saiful Mashud didaulat membacakan Keputusan DPRD Salatiga terkait pengajuan Hak Interpelasi terhadap Kebijakan Wali Kota.

Saiful Mashud menjelaskan pengajuan Hak Interpelasi itu, terkait penghapusan Tenaga Harian Lepas (THL) yang akan dipindahkan ke PT SCI, rencana pemindahan pedagang pasar pagi, kebijakan retribusi sampah tanpa sosialisasi dan pengurangan tambahan penghasilan pegawai (TPP) ASN.

Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit

BACA JUGA :

Produksi padi Jawa Tengah hingga Juli 2026 diproyeksikan mencapai 6,69 juta ton gabah kering giling (GKG) atau 63,43 persen dari target 10,5 juta ton. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan capaian tersebut saat panen raya di Sukoharjo, Rabu (24/6/2026), sekaligus meminta seluruh daerah mengantisipasi potensi kemarau panjang melalui pipanisasi, pembangunan sumur, distribusi pompa air, dan penguatan sarana pertanian guna menjaga produktivitas serta ketahanan pangan.
Padi Jateng Tembus 6,69 Juta Ton, Ribuan Pompa Disiapkan untuk Sawah Saat Kemarau
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia