URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Para petani di Salatiga keberatan terkait penghentian subsidi pupuk dan meminta perhatian dari pihak berwenang dalam Program Jumat Curhat bersama Kapolres Salatiga, AKBP Feria Kurniawan di Kopi Bintang Bendosari Argomulyo, Jumat (17/02/2023).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Supoyo Ketua Kelompok Tani Curhat Kepada Kapolres Salatiga, Ada Apa?

Supoyo Ketua Kelompok Tani Curhat Kepada Kapolres Salatiga, Ada Apa?

Supoyo Ketua Kelompok Tani Curhat Kepada Kapolres Salatiga, Ada Apa?

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Para petani di Salatiga mengaku keberatan terkait subdisidi pupuk dihentikan. Sehingga mereka meminta untuk diperhatikan. Demikian diungkapkan Supoyo Ketua Kelompok Tani Bendosari, saat menghadiri Progam Jumat Curhat bersama Kapolres Salatiga, AKBP Feria Kurniawan di Kopi Bintang Bendosari Argomulyo, Jumat (17/02/2023).

Iapun berharap manakala dari pihak TNI atau Polri menjadi motivator sehingga ekonomi pedesaan dan UMKM dapat tumbuh dan berkembang.

Sementara AKBP Feria Kurniawan sebelum menjawab curhatan masyarakat terlebih dahulu memperkenalkan diri selaku pejabat baru sebagai Kapolres Salatiga.

Pada progam Jumat Curhat kali ini, Kapolres Salatiga didampingi Wakapolres Kompol Iman Sudiyantoro, Kasi Humas IPTU Henri Widyoriani, Pejabat Utama Polres Salatiga, Kapolsek Argomulyo AKP Sarwoko dan didampingi Jajaran Forkopimcam Argomulyo serta dihadiri Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda bersama lima puluh warga Kumpulrejo Argomulyo Kota Salatiga.

Menjawab curhatan masyarakat pertama terkait subsidi pupuk yang dihentikan. Ia menyampikan bahwa bersama jajarannya akan segera menindak lanjuti. Pasalnya terkait subsidi pupuk bukan kewenangan Polri namun demikian akan segera koordinasi dengan instansi terkait dan segera memberkan jawaban kepada masyarakat.

untuk menjadi motivator hal ini selaras dengan kebijakan Kapolri untuk menghidupkan UMKM. Namun demikian untuk menjadi motivator dibutuhkan skil yang memadai yang menguasai bidang sesuai yang dibutuhkan masyarakat.

“Intinya Polres Salatiga siap mendukung harapan masyarakat,” jelas AKBP Feria.

AKBP Feria pada kesempatan ini juga mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan warga kepada Polri dan setiap kritik, saran, masukan dan informasi dari masyarakat kepada Polri terkhusus Polres Salatiga.

“Kami Polres Salatiga berkomitmen untuk menindak lanjuti dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”tegas Kapolres.

Terpisah, Kapolsek Argomulyo AKP Sarwoko berharap terkait dilaksanakannya Jumat curhat adalah masyarakat dapat menyampaikan saran, masukan kepada Polres Salatiga dalam hal Kamtibmas di Kota Salatiga.

“Diharapkan dengan dilaksanakannya Jumat Curhat oleh polres Salatiga ini akan memberikan dampak yang positif khususunya polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Masyarakat akan dengan mudah dan cepat apabila membutuhkan bantuan dari polri khususnya polres Salatiga,”terang AKP Sarwoko.

BACA JUGA :

Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved