[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: Pendidikan

arahan-ganjar-temuan-ksus-ptm
Ditemukan Klaster PTM, Ganjar: Tutup Sesuai SOP
Pemerintah menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah sekolah di Kota Semarang. Hal itu lantaran ditemukan kasus penularan Covid-19 di sekolah.
Dinding-Kelas-Retak-dan-Plafon-Jebol,-SMP-N-3-Ambarawa-Tiadakan-PTM
Jelang Pelaksanaan UTS, Dewan Minta Bangunan Sekolah Terdampak Gempa Ambarawa Segera Diperbaiki
Kerusakan sejumlah fasilitas pendidikan di Ambarawa akibat gempa beberapa waktu lalu diminta untuk segera direhab. Selain faktor keamanan, hal itu menyusul sebentar lagi akan dilaksanakan Ujian Tengah...
alat-penumbuk2
Anggota Pramuka SMAN 1 Tengaran Ciptakan Alat Penumbuk Serba Guna
SMAN 1 Tengaran kabupaten Semarang menciptakan Inovasi alat penumbuk serba guna, sekaligus memberi solusi atas persoalan yang dihadapi di masa pandemi.
Dinding-Kelas-Retak-dan-Plafon-Jebol,-SMP-N-3-Ambarawa-Tiadakan-PTM
Dinding Kelas Retak dan Plafon Jebol, SMP N 3 Ambarawa Tiadakan PTM
Bangunan gedung SMP N 3 Ambarawa diketahui mengalami keretakan di beberapa bagian. Atas hal itu pihak sekolah memutuskan untuk kembali memberlakukan pembelajaran jarak jauh.
Sekda-kota-Salatiga-Wuri-Pujiastuti
Cegah Klaster Baru, Sekda Kota Salatiga Minta Orang Tua Siswa Awasi Saat Berangkat Bersekolah
RASIKAFM – Permintaan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Salatiga Wuri Pujiastuti, pihaknya meminta orang tua menjadi filter pertama untuk anaknya yang akan berangkat sekolah untuk melaksanakan...
vaksin-pelajar-06-10
Uji Coba PTM Terbatas Mulus, SMP N 2 Ungaran Tambah Jam Pelajaran
UNGARAN – Evaluasi pembelajaran tatap muka (PTM) yang dilaksanakan di SMPN 2 Ungaran menunjukkan hasil yang baik. Tidak ada temuan kasus ataupun klaster Covid-19 di lingkungan sekolah selama kurun...
Kegiatan-PTM-di-SMP-N-4-Ungaran
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Klaim Nihil Klaster PTM
UNGARAN – Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang mengklaim selama lebih dari satu bulan pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) belum ditemukan...
Walikota-Yuliyanto
6 Siswa Sekolah Dasar Positif Covid, Kegiatan PTM Dihentikan
RASIKAFM – Klaster penularan Covid-19 terjadi di sebuah sekolah dasar yang ada di Kota Salatiga. Para siswa yang terpapar saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Kepada rasikafm.com...
c-19
63 Santri Positif, PTM di Ponpes Islam Al Irsyad Tengaran Dihentikan
UNGARAN – Sebanyak 63 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Islam Al Irsyad Tengaran Kabupaten Semarang diketahui positif Covid-19. Mereka diduga terpapar dari salah seorang pengajar saat melaksanakan...
ganjar-22-09
Ganjar: Sistem PTM SMPN 5 Semarang Bisa Jadi Contoh
SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan sistem pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SMPN 5 Semarang bisa menjadi contoh bagi sekolah lain. Sebab skenario siswa saat masuk dan...
Muat Lebih

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting