URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Talud di Perumahan Griya Mustika Jati, Bawen, Kabupaten Semarang, longsor pada Kamis (13/10/2025) sekitar pukul 08.30 WIB. Tiga motor ikut jatuh ke sungai akibat kikisan air. Warga bersama petugas membersihkan material dan menutup area dengan terpal untuk mencegah longsor susulan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Talud Setinggi Tiga Meter di Bawen Longsor, Tiga Motor Jadi Korban

Talud Setinggi Tiga Meter di Bawen Longsor, Tiga Motor Jadi Korban

Talud Setinggi Tiga Meter di Bawen Longsor, Tiga Motor Jadi Korban

Bekas talud yang longsor di Perumahan Griya Mustika Jati, Bawen, ditutup menggunakan terpal sebagai antisipasi terhadap longsor susulan, Jumat (14/11/2025). Foto: win
Bekas talud yang longsor di Perumahan Griya Mustika Jati, Bawen, ditutup menggunakan terpal sebagai antisipasi terhadap longsor susulan, Jumat (14/11/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Talud di kawasan Perumahan Griya Mustika Jati, RT 05 RW 11 Kelurahan Bawen, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, longsor pada Kamis (13/10/2025) pagi.
Tiga unit sepeda motor turut jatuh dan terkena material longsoran.

Syahrul Mustofa (50), seorang warga setempat menuturkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Menurutnya tidak ada tanda-tanda talud akan longsor.

“Cuaca juga nggak hujan, tahu-tahu taludnya longsor pelan-pelan. Bawahnya itu terkikis lama-lama ambrol,” kata dia ditemui di lokasi, Jumat (14/11/2025).

Tiga sepeda motor yang diparkir di atas talud tak sempat diselamatkan sehingga jatuh ke aliran sungai yang ada di bawah talud. Tak hanya itu, material longsoran sempat mengenai tembok rumah yang berada di dekatnya hingga jebol.

“Di bawah memang ada sungainya, sehingga mungkin taludnya terkikis aliran air lalu longsor,” ujarnya.

Usai kejadian, warga langsung menghubungi pihak kelurahan dan diteruskan ke kecamatan. Petugas dibantu warga bergotong royong membersihkan material longsoran agar tidak menutup aliran sungai.

“Longsoran tanahnya dikeruk pakai excavator, sedangkan bantuannya disingkirkan ke tepi sungai,” sambungnya.

Untuk penanganan sementara, bekas talud longsor ditutup menggunakan terpal untuk menghindari longsor susulan.

“Kami belum tahu nanti seperti apa. Semoga lekas ditangani agar longsoran tidak semakin meluas,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon