RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Tanggapan Sergio Soal Hasil Imbang Lawan Rans Nusantara FC

Tanggapan Sergio Soal Hasil Imbang Lawan Rans Nusantara FC

Tanggapan Sergio Soal Hasil Imbang Lawan Rans Nusantara FC

Sergio Alexandre berikan tanggapan usai timnya, PSIS Semarang vs Rans Nusantara FC di laga perdana Liga 1, Sabtu (23/7/2022) di Stadion Jatidiri.

SEMARANG – PSIS Semarang ditahan imbang 1-1 di kandangnya sendiri saat melawan Rans Nusantara FC pada pertandingan perdana BRI Liga 1, Sabtu (23/7/2022) di Stadion Jatidiri. Gol dari PSIS Semarang dicetak oleh Taisei Marukawa sedangkan untuk tim lawan dicetak oleh Makan Konate.

Pelatih PSIS Semarang, Sergio Alexandre menilai hasil imbang ini karena timnya lengah di babak kedua. Meskipun PSIS dalam pertandingan mencetak gol lebih dulu, namun skor yang dicetak Konate pada menit ke-85 ini karena timnya kehilangan konsentrasi.

“Babak kedua kami kehilangan momen hingga terjadilah gol lawan,” ujar Sergio saat jumpa pers paska pertandingan.

Namun Sergio tidak terlalu memikirkan pertandingan yang sudah timnya lalui ini. Menurutnya kompetisi masih panjang dan timnya masih bisa memperbaiki agar tidak terjadi di pertandingan selanjutnya.

“Kesalahan sewaktu-waktu bisa terjadi dan itu tidak perlu dipermasalahkan dengan panjang,” kata Sergio.

Disisi lain, Sergio mengaku sangat terkesan dengan permainan tim lawannya. Meskipun dalam pertandingan ini masih banyak kekurangan yang dilakukan oleh pemainnya.

“Salah satu pertandingan yang sulit untuk kita. Tim memberikan respect juga lawan. Meskipun

pemain agak sedikit panik namun kita masih bisa mencetak gol. Kita tetap fokus dan tenang pada liga selanjutnya,” bebernya.

Akan tetapi Sergio masih kecewa dengan hasil yang didapat di laga perdana ini. Ia berharap timnya bisa menang dan konsisten pada pertandingan selanjutnya.

“Tentunya kecewa krena tidak bisa mendapatkan tiga point tetapi pada bagusnya kita masih bisa mencetak gol,” terangnya.

Dari hasil pertandingan ini, PSIS Semarang hanya mendapatkan 1 poin di papan klasemen BRI Liga 1. Selanjutnya tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini akan melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px

                 

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157