URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tekan Laju Covid-19, Pemdes Bener dibantu Babinsa Lakukan Lockdown

Tekan Laju Covid-19, Pemdes Bener dibantu Babinsa Lakukan Lockdown

Tekan Laju Covid-19, Pemdes Bener dibantu Babinsa Lakukan Lockdown

featured-img

Kadus Krajan 2 Purwanto dibantu Babinsa Bener Serda Ribut Wuryanto saat memasang mmt di depan dusun krajan kamis 1 Juli 2021 pagi.

RASIKAFM – Langkah itu diambil oleh pemerintah desa Bener Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang semata mata untuk menekan laju Covid 19 yang semakin hari semakin bertambah termasuk diwilayah Kecamatan Tengaran dan kota Salatiga. Mengingat desa Bener berada diwilayah perbatasan dengan kota Salatiga bagian selatan.

Kepada rasikafm.com kades Bener H. Saefudin menjelaskan terdapat satu RT di wilayahnya yang melakukan lockdown.

Adapun warga yang positif Covid-19 keseluruhan sebanyak 64 warga tersebar di enam dusun. Selain menutup kampung, Satgas Jogo Tonggo juga dimaksimalkan kembali.

“Untuk RT yang di lockdown di RT 4/RW 2 karena ada 7 orang positif Covid-19. Langkah itu diambil semata mata agar kasus cepat menurun dan tidak tersebar ke lingkungan lain,” ujarnya

Hal serupa juga dilakukan Pemerintah Desa Sraten Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang karena ada 19 warga terpapar Covid-19.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=5R_4nR9QBj0[/embedyt]

Keterangan Video:
– Kades Bener H. Saefudin saat memberikan keterangan pers
– Kadus krajan 2 Purwanto dibantu Babinsa Bener Serda Ribut Wahyudi saat memasang Mmt

Kepala Desa Sraten Rohmat mengungkapkan belasan warga yang positif itu tersebar pada 7 RW dan terbanyak berasal dari klaster keluarga.

“Memang sebagian yang dinyatakan positif adalah pekerja yang memiliki mobilitas tinggi. Tapi kita beserta perangkat RT dan RW langsung melakukan langkah antisipasi,” jelasnya

Sementara itu guna membantu program pemerintah desa Bener, Babinsa Bener Serda Ribut Wahyudi langsung ikut turun lapangan membantu Kepala Dusun Krajan 2 Purwanto dalam mensosialisasikan adanya lockdown didesanya.
Bahkan Ribut terlihat ikut memasang mmt didepan pintu masuk dusun Krajan 2.

Kepada Rasika FM Babinsa Bener Serda Ribut Wuryanto mengatakan langkah ini diambil agar warga patuh dengan tidak keluar rumah kecuali ada sesuatu yang mendesak. “saya merasa prihatin karena angka covid meningkat ditambah wilayahnya berada di perbatasan dengan kota Salatiga serta lalu lalang pendatang menginggat dusun Krajan berada dipinggir jalan raya” kata Ribut.

Seperti diketahui kasus virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Semarang terus mengalami kenaikan laporan harian pada Selasa (29/6/2021) tercatat ada sekira 424 orang terpapar Covid-19.

Akibatnya, sejumlah RT di Kabupaten Semarang menerapkan lockdown atau menutup sementara akses masuk warga dari luar lingkungan.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan beberapa RT yang menerapkan lockdown antara lain di Desa Bener, Sraten, Ngrapah, Banyubiru, Bergas Lor, Kebowan, Pojok Sari, Lerep, dan Kenteng. (rief)

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga