URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kegiatan nonton bareng film nasional berjudul "Believe: The Ultimate Battle" digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap karya anak bangsa di bidang perfilman yang sarat dengan pesan moral, semangat juang, dan nilai-nilai nasionalisme. Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes, bersama unsur Forkopimda Salatiga menjadi inisiator kegiatan ini.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Teladani Jenderal Agus Subiyanto, Dandim Salatiga ajak Forkopimda Nobar “Believe” di Solo

Teladani Jenderal Agus Subiyanto, Dandim Salatiga ajak Forkopimda Nobar “Believe” di Solo

Teladani Jenderal Agus Subiyanto, Dandim Salatiga ajak Forkopimda Nobar “Believe” di Solo

Kodim 0714/Salatiga bersama Forkopimda berfoto bersama usai nobar Believe
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Salatiga, mengadakan kegiatan nonton bareng (nobar) film nasional berjudul “Believe: The Ultimate Battle” di salah satu bioskop di Kota Solo, Jumat (11/7/2025).

Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap karya anak bangsa di bidang perfilman, sekaligus sebagai sarana membangun semangat kebangsaan, nilai-nilai luhur, dan nasionalisme melalui media seni dan budaya.

Film Believe: The Ultimate Battle, yang diangkat dari buku Believe: Faith, Dream, and Courage, mengisahkan perjalanan hidup Jenderal Agus Subiyanto. Lebih dari sekadar menyuguhkan ketegangan dalam dunia militer, film ini menggali sisi emosional dan nilai-nilai kemanusiaan dari para prajurit yang mengemban misi negara.

Kisah berpusat pada Agus, seorang remaja yang tumbuh tanpa figur ayah karena ditinggal wafat sejak kecil. Pada awalnya, Agus melihat sang ayah sebagai sosok yang lebih mencintai negara daripada keluarga. Namun, seiring perjalanannya menelusuri masa lalu sang ayah, ia menemukan bahwa keberanian sang ayah adalah wujud cinta yang tulus dan pengabdian sejati bagi bangsa.

Disutradarai oleh Rahabi Mandra dan Arwin Tri Wardhana, film ini menyampaikan pesan kuat bahwa pengabdian sejati tumbuh dari keyakinan mendalam, bukan dari sesuatu yang harus dipertontonkan. Melalui adegan penuh emosi dan perenungan, film ini menekankan bahwa kekuatan sejati bersumber dari hati yang percaya pada impian, Tuhan, dan cita-cita bangsa.

Usai pemutaran film, Dandim Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes menyampaikan bahwa kegiatan nobar ini bukan hanya sekadar hiburan, namun juga bentuk edukasi dan penanaman nilai-nilai kebangsaan.

“Film ini memberikan pesan kuat tentang pentingnya keyakinan, semangat pantang menyerah, dan nilai-nilai luhur yang sangat relevan dengan tugas dan pengabdian seorang prajurit. Kami berharap film ini bisa menginspirasi anggota Kodim dan masyarakat luas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini adalah bagian dari sinergi antara TNI dan Forkopimda dalam mendukung pertumbuhan industri film nasional yang berkualitas serta mendorong pembangunan karakter bangsa melalui media seni dan budaya.

Dengan semangat kebersamaan, nonton bareng ini diharapkan dapat mempererat soliditas antar anggota TNI dan Forkopimda, sekaligus memperkuat peran TNI dalam pembangunan nasional, khususnya melalui pendekatan budaya.

BACA JUGA :

Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Kodim 0714/Salatiga menggelar lomba karya jurnalistik di Salatiga, Selasa (5/5/2026), untuk mengangkat dampak pembangunan jembatan dan program air bersih di desa, melalui karya video yang dipublikasikan di media sosial guna memperkuat komunikasi publik dan menunjukkan manfaat nyata kebijakan pemerintah.
Dandim Salatiga Umumkan Lomba Jurnalistik Jembatan Garuda. Hadiah Puluhan Juta
Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho resmi menjabat Dandim 0714/Salatiga menggantikan Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes. Sertijab dipimpin Danrem 073/Makutarama di Aula Makorem, Kamis (5/2/2026). Pergantian ini dilakukan untuk penyegaran kepemimpinan melalui mekanisme organisasi TNI AD guna meningkatkan kinerja dan sinergi kewilayahan.
Gantikan Guvta Alugoro, Fajar Hapsari Nugroho Resmi Jabat Dandim 0714/Salatiga
Karya bakti penanganan longsor dilakukan TNI bersama warga dipimpin Danramil 06/Tengaran Kapten Cba Sugiyanto di Dusun Tanubayu, Desa Duren, Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (11/1/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk membantu warga terdampak dan membersihkan material longsor secara gotong royong.
Pasca Bencana Tanah Longsor, Danramil Tengaran Pimpin Karya Bakti di Duren
Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael menghadiri nonton bareng film Timur bersama BNI. Kegiatan ini digelar di Bioskop Sams Studio Blotongan, Salatiga, Jawa Tengah, pada Selasa, 30 Desember 2025. Acara bertujuan menumbuhkan nilai nasionalisme, kebersamaan, dan sinergi TNI–BNI melalui pesan moral film bertema pengabdian prajurit.
Danrem Makutarama Gelar Nobar “Timur” Sarat Pesan Moral dan Nasionalisme

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved