KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Terjatuh Dari Pohon Saat Mencari Kayu Bakar, Warga Bringin Meninggal Dunia

Terjatuh Dari Pohon Saat Mencari Kayu Bakar, Warga Bringin Meninggal Dunia

Terjatuh Dari Pohon Saat Mencari Kayu Bakar, Warga Bringin Meninggal Dunia

Petugas saat memeriksa kondisi korban GT yang diduga terjatuh dari pohon

Nasib naas dialami oleh GT (59), seorang warga desa Wiru Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang.

GT bermaksud hendak mengambil kayu bagian atas pohon jati, malang ia justru terjatuh dari pohon setinggi kurang lebih 5 meter hingga korban meninggal dunia.

Data dikepolisian menyebut bahwa korban merupakan warga sekitar lokasi yang hendak memotong kayu pada bagian atas pohon jati, namun diduga ia terpeleset hingga terjatuh dari ketinggian kurang lebih 5 Meter.

Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Bringin AKP Joko Susilo SH. menjelaskan bahwa sekitar pukul 09.00 wib ada Saksi bernama Nyarto (63th) melintas di lokasi. Pada saat melintas lokasi, saksi melihat ada seseorang yang tergeletak di jalan dengan kondisi bersimpah darah. Setelah mengenal korban selanjutnya saksi melaporkan ke warga sekitar dan Kepala Desa, kemudian menghubungi Polsek Bringin.

Anggota Koramil dan polsek saat menunjukkan pohon yang dipanjat korban GT

Dari keterangan saksi dan Visum luar oleh pihak medis dari Puskesmas Bringin tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada korban.

“Tidak ada tanda tanda kekerasan pada korban setelah divisum luar oleh pihak medis, selain itu dikuatkan dengan ditemukannya golok korban yang masih menyangkut diatas pohon dengan kondisi tertancap pada bagian luar ranting pohon jati tetsebut.” kata Kapolsek.

Setelah berkoordinasi dengan keluarga, akhirnya pihak keluarga menolak untuk diautopsi dengan dibubuhi surat pernyataan. Selanjutkan korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pendidikan menyalurkan insentif kesejahteraan kepada 1.009 guru dan tenaga kependidikan (GTK) Non-ASN dari berbagai jenjang pendidikan, Senin (19/10/2026). Dengan total alokasi anggaran Rp6,642 miliar, bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kesejahteraan pendidik. Wali Kota Robby Hernawan juga mendorong penguatan pendidikan karakter, pencegahan perundungan, serta adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi.
Alhamdulillah! Pemkot Salatiga Berikan Insentif 1.009 Guru Non-ASN
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan peran santri dalam menjaga bangsa dan menyiapkan generasi masa depan saat menghadiri Jateng Bersholawat memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal, Rabu (21/10/2026). Pemprov Jateng memperkuat dukungan bagi pesantren melalui beasiswa Rp6,8 miliar, insentif guru agama, tali asih penghafal Al-Qur’an, serta bantuan sarana pendidikan pesantren.
Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Dukungan Jateng untuk Pesantren
Sebanyak 337 pembalap cilik berusia 2–9 tahun mengikuti Pushbike Salatiga Heavy Race pada Minggu (18/10/2026). Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Sumatera dan Sulawesi. Kompetisi sepeda tanpa pedal ini dibagi berdasarkan kelompok usia dan menjadi ajang untuk melatih keseimbangan, keberanian, konsentrasi, serta mental berkompetisi sejak dini.
Adu Cepat Pushbike, Ratusan Pembalap Cilik Serbu Salatiga
[pekok2]