URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Nasib nahas dialami oleh Tatik Puji Lestari (13) dan Arum Ratri Setianingtyas (13) keduanya warga Jambu Kulon, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. Kedua pelajar ini menjalani perawatan di Rumah Sakit dr Gunawan Mangunkusumo (RSGM) Ambarawa akibat menjadi korban kecelakaan yang terjadi di ruas jalan Ambarawa-Magelang, tepatnya di depan toko baju anak Ayla Kids Store, Jambu, Senin (7/11/2022) sekira pukul 13.00 WIB.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Terkena Serangan Jantung, Pengemudi Baleno Tabrak Pelajar di Jambu

Terkena Serangan Jantung, Pengemudi Baleno Tabrak Pelajar di Jambu

Terkena Serangan Jantung, Pengemudi Baleno Tabrak Pelajar di Jambu

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Semarang Iptu Sutarto. (Foto/win)
Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Semarang Iptu Sutarto. (Foto/win)
featured-img

UNGARAN – Nasib nahas dialami oleh Tatik Puji Lestari (13) dan Arum Ratri Setianingtyas (13) keduanya warga Jambu Kulon, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. Kedua pelajar ini menjalani perawatan di Rumah Sakit dr Gunawan Mangunkusumo (RSGM) Ambarawa akibat menjadi korban kecelakaan yang terjadi di ruas jalan Ambarawa-Magelang, tepatnya di depan toko baju anak Ayla Kids Store, Jambu, Senin (7/11/2022) sekira pukul 13.00 WIB.

Saat dikonfirmasi di kantornya Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Semarang Iptu Sutarto menerangkan kecelakaan itu melibatkan mobil Suzuki Baleno nopol H 1085 WC yang dikemudikan oleh Heru Sucipto (51) warga Congol, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Bergas, melaju dari arah Magelang menuju Ambarawa.

“Sesampainya di lokasi kejadian, diduga pengemudi terkena serangan jantung sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan,” ungkap Sutarto, Selasa (8/11/2022).

Tak jauh dari lokasi, terdapat empat orang pelajar SMP sedang berjalan kaki sepulang sekolah. Nahas, mereka yang tak mengetahui laju mobil yang tak terkendali tersebut tertabrak dari arah belakang.

“Dua orang mengalami luka ringan dan mendapatkan rawat jalan. Sedangkan dua lainnya harus mendapatkan perawatan intensif di RSGM Ambarawa,” terangnya.

Usai menabrak, lanjut Sutarto, pengemudi turun dari mobil dan sempat istirahat di teras Polsek Jambu. Pengemudi terlihat pucat dan terus menerus mengeluarkan keringat dingin.

“Saat dimintai keterangan, pengemudi mengaku sakit jantungnya kambuh. Dia juga menunjukkan lembaran hasil rekam medis RS Hermina Banyumanik dan benar yang bersangkutan punya riwayat sakit jantung,” sambungnya.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai Rp 1,5 juta. Sementara pengemudi masih dimintai keterangan, dan dua korban sedang menjalani perawatan intensif. (win)

 

Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Sebuah rumah milik Paidi (65) di Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, terbakar pada Senin (8/6/2026) dini hari. Kebakaran diketahui setelah warga mendengar teriakan dari rumah korban dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar dari sejumlah pos diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 04.34 WIB sehingga kebakaran tidak meluas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kebakaran Landa Rumah Warga Pabelan, Damkar Gabungan Kabupaten Semarang dan Salatiga Berjibaku Jinakkan Api
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung

BACA JUGA :

Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Sebuah rumah milik Paidi (65) di Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, terbakar pada Senin (8/6/2026) dini hari. Kebakaran diketahui setelah warga mendengar teriakan dari rumah korban dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar dari sejumlah pos diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 04.34 WIB sehingga kebakaran tidak meluas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kebakaran Landa Rumah Warga Pabelan, Damkar Gabungan Kabupaten Semarang dan Salatiga Berjibaku Jinakkan Api
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

18 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 10.00–13
18 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 10.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di wilayah pesisir Semarang dan Perairan Semarang–Demak terjadi pada Kamis (18/6/2026) antara pukul 10.00 hingga...
Cuaca di Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 18 Juni 2026, diprakirakan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan ringan masih berpotensi terjadi secara tidak merata pada sore hingga awal malam di kawasan pegunungan dan dataran tinggi. Suhu udara diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius dengan kelembapan berkisar 50–80 persen.
18 Juni 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Didominasi Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi di Wilayah Pegunungan
Cuaca di Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 18 Juni 2026, diprakirakan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan ringan masih berpotensi terjadi...
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Salatiga Menggugat menggelar demonstrasi di depan DPRD Kota Salatiga, Rabu (17/6/2026), untuk menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan nasional dan...
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Polemik kerusakan jalan di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, akhirnya menemukan solusi setelah perusahaan yang diduga menjadi penyebab kerusakan menyatakan kesediaan memperbaiki...
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud...
Muat Lebih

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab