URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Terlibat cinta segitiga, empat orang pria nekat melakukan pengeroyokan terhadap Bob Leo Alfa (22) warga Meteseh, Kecamatan Tembalang. Kapolsek Tembalang, Kompol R Arsadi mengungkapkan, para pelaku yang diamankan diantaranya Dimas Bagus Arya Kusuma (25), Imam Sutikno (28) dan Eko Bagus Prasetyo (24) dimana mereka merupakan warga Sendangguwo, Tembalang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Terlibat Cinta Segitiga, Warga Tembalang Dikeroyok 4 Orang

Terlibat Cinta Segitiga, Warga Tembalang Dikeroyok 4 Orang

Terlibat Cinta Segitiga, Warga Tembalang Dikeroyok 4 Orang

featured-img

“Motif asmara, dia punya istri cuma istrinya berhubungan dengan korban. Motifnya karena cemburulah istrinya berhubungan dengan korban,” ucapnya.

“Dimas memukul menggunakan tangan kosong. Imam juga tangan kosong berkali-kali dua kali lebih. Kemudian si Eko tadi menggunakan balok di punggung,” tuturnya.

Setelah mendapat laporan adanya penganiayaan, kemudian Tim Opsnal Reskrim Polsek Tembalang turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

“Ditemuilah 3 pelaku penganiayaan yang kita amakan. Kemudian kita bawa ke polsek untuk dilakukan penyidikan,” pungkasnya.

Sementara dari pengakuan Dimas, ia melakukan kekerasan itu karena tak terima istrinya didekati oleh korban meskipun belum resmi sebagai pasangan suami istri (pasutri).

“Hubungan saya sama istri sudah setengah tahun. Setauku Istri saya dan korban baru seminggu berhubungan. Saya cemburu karena ndak terima soalnya istri meskipun belum sah sampai korban mendekati istri saya diajak main kerumah dia,” imbuhnya.

Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Tembalang guna proses hukum lebih lanjut. Sementara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para pelaku diancam dengan Pasal 170 (2) KUHPidana dengan ancaman penjara 7 tahun.

Halaman 2 dari 2
✓ Selesai Dibaca

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved