URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ketua DPRD Kota Salatiga kembalikan bingkisan atau parcel ke Inspektorat Salatiga untuk mengantisipasi tindak penyelewengan dan korupsi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tidak Ingin Kebijakannya Terpengaruh, Ketua DPRD Salatiga Kembalikan Parcel

Tidak Ingin Kebijakannya Terpengaruh, Ketua DPRD Salatiga Kembalikan Parcel

Tidak Ingin Kebijakannya Terpengaruh, Ketua DPRD Salatiga Kembalikan Parcel

Ketua DPRD Kota Salatiga kembalikan bingkisan atau parcel ke Inspektorat Salatiga untuk mengantisipasi tindak penyelewengan dan korupsi.

Ada dua bingkisan atau parcel yang di dapat Ketua DPRD Salatiga. Menurut Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit bahwa hari-hari besar nasional selalu dibanjiri bingkisan atau parcel.

“Saat hari besar nasional, saya selalu ada yang memberikan parcel entah dari mana dan saya tidak mengetahui motif tersebut,” kata Dance kepada media (26/4/2022).

Parcel-parcel tersebut yang ia dapat, tidak akan mempengaruhi kebijakan sebagai Ketua DPRD.

“Jangan sampai hal seperti ini mempengaruhi kebijakan saya sebagai pejabat publik,” tambahnya.

Pihaknya langsung mengembalikan parcel tersebut kepada Inspektorat Salatiga.

“Karena itu tanpa mengurangi rasa hormat kepada warga yang mengapresiasi saya melalui parcel ini makan saya lakukan pengembalian parcel ke Inspektorat,” ucapnya.

Pengembalian parcel tersebut sebagai bentuk upaya pengendalian gratifikasi.

“Saya sendiri selalu mawas diri karena tidak selalu gratifikasi dalam bentuk seperti ini kelihatan, tapi dalam berbagai bentuk,”

“Kegiatan pengembalian ini sebagai simbol, bahwa pejabat publik memiliki tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan jangan sampai ada penyelewengan,” paparnya.

Selain itu, pemberian parcel seperti ini pihaknya memperingatkan kepada para pejabat publik agar tidak menerima pemberian dari siapa pun.

“Saya memperingatkan kepada para pejabat publik agar tidak menerima pemberian dari siapa pun, karena pemberian tersebut memiliki motif untuk mempengaruhi kebijakakan,” tandasnya.

“Pemerintah ini hadir untuk melayani masyarakat bukan menerima sesuatu dari masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Salatiga, Drs Prasetiyo Ichtiarto MSi mengungkapkan gratifikasi merupakan pintu masuk adanya korupsi.

“Adanya penyerahan berbagai bingkisan atau parcel dari Ketua DPRD Salatiga merupakan komitmen dari pejabat publik dengan komitmen yang kuat menyerahkan kepada Unit Pengendali Gratifikasi,” kata Prasetiyo

Dalam penyerahan bukti tersebut, jika dalam bentuk uang dan barang akan langsung diberikan kepada KPK.

“Jika penyerahan tersebut dalam bentuk makanan atau minuman akan kami serahkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” paparnya.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved