KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tidak Ingin Kebijakannya Terpengaruh, Ketua DPRD Salatiga Kembalikan Parcel

Tidak Ingin Kebijakannya Terpengaruh, Ketua DPRD Salatiga Kembalikan Parcel

Tidak Ingin Kebijakannya Terpengaruh, Ketua DPRD Salatiga Kembalikan Parcel

Ketua DPRD Kota Salatiga kembalikan bingkisan atau parcel ke Inspektorat Salatiga untuk mengantisipasi tindak penyelewengan dan korupsi.

Ada dua bingkisan atau parcel yang di dapat Ketua DPRD Salatiga. Menurut Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit bahwa hari-hari besar nasional selalu dibanjiri bingkisan atau parcel.

“Saat hari besar nasional, saya selalu ada yang memberikan parcel entah dari mana dan saya tidak mengetahui motif tersebut,” kata Dance kepada media (26/4/2022).

Parcel-parcel tersebut yang ia dapat, tidak akan mempengaruhi kebijakan sebagai Ketua DPRD.

“Jangan sampai hal seperti ini mempengaruhi kebijakan saya sebagai pejabat publik,” tambahnya.

Pihaknya langsung mengembalikan parcel tersebut kepada Inspektorat Salatiga.

“Karena itu tanpa mengurangi rasa hormat kepada warga yang mengapresiasi saya melalui parcel ini makan saya lakukan pengembalian parcel ke Inspektorat,” ucapnya.

Pengembalian parcel tersebut sebagai bentuk upaya pengendalian gratifikasi.

“Saya sendiri selalu mawas diri karena tidak selalu gratifikasi dalam bentuk seperti ini kelihatan, tapi dalam berbagai bentuk,”

“Kegiatan pengembalian ini sebagai simbol, bahwa pejabat publik memiliki tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan jangan sampai ada penyelewengan,” paparnya.

Selain itu, pemberian parcel seperti ini pihaknya memperingatkan kepada para pejabat publik agar tidak menerima pemberian dari siapa pun.

“Saya memperingatkan kepada para pejabat publik agar tidak menerima pemberian dari siapa pun, karena pemberian tersebut memiliki motif untuk mempengaruhi kebijakakan,” tandasnya.

“Pemerintah ini hadir untuk melayani masyarakat bukan menerima sesuatu dari masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Salatiga, Drs Prasetiyo Ichtiarto MSi mengungkapkan gratifikasi merupakan pintu masuk adanya korupsi.

“Adanya penyerahan berbagai bingkisan atau parcel dari Ketua DPRD Salatiga merupakan komitmen dari pejabat publik dengan komitmen yang kuat menyerahkan kepada Unit Pengendali Gratifikasi,” kata Prasetiyo

Dalam penyerahan bukti tersebut, jika dalam bentuk uang dan barang akan langsung diberikan kepada KPK.

“Jika penyerahan tersebut dalam bentuk makanan atau minuman akan kami serahkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” paparnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
[pekok2]