URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tiga Jemaah Haji Asal Kabupaten Semarang Meninggal Dunia, Satu Masih Dirawat di Arab Saudi - Tiga jemaah haji dari Kabupaten Semarang dilaporkan meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji pada musim haji 1444 Hijriah tahun ini.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tiga Jemaah Haji Asal Kabupaten Semarang Meninggal Dunia, Satu Dirawat di RS Arab Saudi

Tiga Jemaah Haji Asal Kabupaten Semarang Meninggal Dunia, Satu Dirawat di RS Arab Saudi

Tiga Jemaah Haji Asal Kabupaten Semarang Meninggal Dunia, Satu Dirawat di RS Arab Saudi

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Sebanyak tiga orang jemaah haji asal Kabupaten Semarang diketahui meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji pada musim haji 1444 Hijriah tahun ini.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Semarang, ketiganya adalah adalah Sukarno (92) asal Kecamatan Ambarawa, yang meninggal dunia pada Sabtu (10/6/2023) di Makkah. Kemudian H Baderi (93) asal Kecamatan Pabelan, yang meninggal dunia di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Al Noor pada Sabtu (1/7/2023), dan yang ketiga adalah Hj Djumirah Yatmin Sodikromo (77) asal Kecamatan Pabelan yang meninggal usai melaksanakan ‘tawaf wada’ pada Sabtu (8/7/2023) pukul 10.45 waktu setempat.

“Ketiganya tergabung dalam kloter 17 embarkasi Solo (SOC),” kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kabupaten Semarang Titik Halimah saat dikonfirmasi, Selasa (11/7/2023).

Berkaitan dengan hal itu, tim dari Kantor Kemenag Kabupaten Semarang akan berkunjung ke rumah duka jemaah haji yang wafat tersebut untuk menyampaikan hak kepada ahli waris.

“Antara lain badal haji, asuransi jiwa, dan pengembalian barang-barang milik jemaah haji,” ujarnya.

Selain jemaah yang meninggal dunia, lanjutnya, ada satu orang jemaah haji yang kini sedang dirawat di RSAS Al Noor sehingga belum bisa pulang ke tanah air.

“Usianya 91 tahun dan tergabung di kloter 94. Kami juga belum bisa memastikan kapan bisa kembali ke tanah air, masih menunggu informasi perkembangan kondisinya,” bebernya.

Sementara terkait kedatangan jamaah haji asal kabupaten Semarang yang tergabung dalam kloter 16, Titik mengatakan informasi yang diterima akan ada keterlambatan karena ada kendala teknis.

“Informasi sementara yang kami terima, ada pesawat yang mengalami gangguan. Sehingga menunggu pergeseran pesawat,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved