URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pemuda berinisial KRA ditemukan tewas gantung diri di kios Jalan Bima, Dukuh, Sidomukti, Salatiga, Selasa (9/12/2025). Korban berasal dari Boyolali dan diduga meninggalkan surat wasiat. Penemuan oleh dua saksi berawal dari pengambilan motor yang digadaikan. Polisi melakukan olah TKP dan membawa jenazah ke RSUD Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tinggalkan Surat Wasiat, Warga Boyolali Bunuh Diri di Salatiga

Tinggalkan Surat Wasiat, Warga Boyolali Bunuh Diri di Salatiga

Tinggalkan Surat Wasiat, Warga Boyolali Bunuh Diri di Salatiga

Petugas evakuasi korban gantung diri
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – KRA, Seorang pemuda ditemukan gantung diri di sebuah kios yang berada di Jalan Bima Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga. Dalam pemeriksaan polisi, ditemukan surat wasiat yang diduga ditulis korban.

Kapolsek Sidomukti Polres Salatiga Kompol Sunoto mengatakan korban berinisial KRA (24) warga Kabupaten Boyolali. “Korban diperkirakan meninggal tiga jam setelah ditemukan. Tidak ada tanda kekerasan, selanjutnya dievakuasi oleh Unit Inafis dan PMI, kemudian dilakukan pemeriksaan dokter Puskesmas Kalicacing,” paparnya, Selasa (9/12/2025) malam.

Sunoto mengungkapkan, dua saksi IA dan EAP yang pertama kali menemukan korban menjelaskan bahwa mereka semula datang untuk pengambilan sepeda motor yang digadaikan teman KRA.

Setelah korban tidak merespons panggilan telepon, para saksi menunggu sambil makan di sekitar lokasi.

Sekitar satu jam kemudian, keduanya kembali ke kios dan melihat korban dalam kondisi tergantung melalui celah pintu. Mereka lalu segera melaporkannya kepada warga sekitar dan pihak kepolisian.

Sunoto mengatakan petugas langsung mengamankan dan melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi, serta memanggil tim identifikasi dan tenaga medis.

“Petugas juga menemukan sepucuk surat yang diduga ditulis korban. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Salatiga untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas medis,” ungkapnya.

“Kita harus lebih peka, jangan sampai berbuat nekat. Berbagi dan sharing itu perlu untuk mencari jalan keluar atas persoalan yang terjadi,” kata Sunoto.

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang akan menata kawasan Gembol di Bawen dan Tegal Panas di Bergas melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan. Penataan dilakukan untuk mengubah kawasan agar lebih bermanfaat bagi masyarakat, termasuk rencana pembangunan masjid di Gembol serta penyusunan konsep pemanfaatan lahan Tegal Panas dengan memperhatikan mekanisme ganti rugi bagi warga terdampak.
Dok! Gembol dan Tegal Panas Bakal Ditutup, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Komisi B DPRD Kabupaten Semarang mempertanyakan keabsahan izin penjualan minuman beralkohol yang dimiliki Over O Bar and Kitchen di Ungaran setelah hasil konfirmasi ke DPMPTSP dan Dinas Perdagangan menyatakan tidak pernah menerbitkan izin tersebut. Dewan meminta penjualan minuman beralkohol dihentikan sementara hingga status perizinan dan kepatuhan terhadap ketentuan jarak lokasi usaha serta kewajiban pajak dapat dipastikan sesuai aturan yang berlaku.
DPRD Kabupaten Semarang Soroti Izin Miras Over O, Penjualan Alkohol Diminta Dihentikan Sementara
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah