[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Tirta Bumi Serasi Rayakan HUT ke 44, Bupati Minta Gercep Tanggapi Aduan

Tirta Bumi Serasi Rayakan HUT ke 44, Bupati Minta Gercep Tanggapi Aduan

Tirta Bumi Serasi Rayakan HUT ke 44, Bupati Minta Gercep Tanggapi Aduan

Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Kabupaten Semarang menggelar peringatan ulang tahun ke-44 yang berlangsung hikmat di halaman kantor pusat PDAM Tirta Bumi Serasi, Bandarjo, Ungaran Barat, pada Kamis, 24 April 2025. Acara ini dihadiri oleh Bupati Semarang, Wakil Bupati, dan sejumlah tamu undangan sebagai bentuk syukur atas pencapaian perusahaan. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memberikan penghargaan kepada pegawai berprestasi serta evaluasi kinerja perusahaan.
Foto dok IST
Bupati Semarang H Ngesti Nugraha didampingi Wakil Bupati Hj Nur Arifah potong tumpeng tasyakuran HUT ke-44 PDAM

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Kabupaten Semarang merayakan ulang tahun yang ke 44 dengan hikmat. Acara yang digelar di halaman kantor pusat Perumda Air Minum Tirta Bumi Kabupaten Semarang ini dihadiri oleh Bupati Semarang, Wakil Bupati Semarang, beserta para tamu undangan lainnya.Kamis (24.4.2025)

Acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Semarang, pemotongan tumpeng ini sebagai simbol rasa syukur kepada Allah SWT atas bertambahnya usia atas semua berkat yang diterima.

Dalam acara ini juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada pegawai yang memiliki dedikasi & kinerja terbaik untuk peningkatan pelayanan kepada pelanggan selama tahun 2024.

Bupati Semarang memerintahkan direktur umum PDAM Tirta Bumi Serasi untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kepada para pelanggan. Meminta lebih gerak cepat (gercep) tanggapi pengaduan pelanggan.

“Dalam waktu 1×24 jam pengaduan pelanggan harus sudah ditanggapi. Selanjutnya terus ditangani,” tegasnya di halaman kantor PDAM di Bandarjo, Ungaran Barat, Kamis (24/4/2025) siang.

Bupati berterima kasih kepada seluruh karyawan yang telah bersama-sama berjuang meningkatkan kinerja perusahaan. Sehingga memperoleh laba yang cukup signifikan dalam dua tahun terakhir.

Menurutnya tahun 2023, PDAM Tirta Bumi Serasi mencatatkan laba sekitar Rp 8 miliar lebih. Tahun berikutnya, terdapat laba Rp 6 miliar lebih. Angka itu menurun karena ada kenaikan harga air baku yang harus dibeli dari pihak ketiga.

Sebelumnya, pada tahun 2021 PDAM masih mengalami kerugian hingga Rp1,6 miliar.

“Saya menghargai pemberian penghargaan kepada karyawan dengan kinerja baik. Sebaliknya, punishment berupa surat peringatan kepada yang kurang baik. Sehingga kinerja perusahaan dapat meningkat,” katanya lagi.

Direktur utama PDAM Gus Wahid Hidayat melaporkan seluruh jajaran manajemen bertekad memperbaiki kinerja pelayanan secara berkelanjutan.

“Kami ingin lebih baik dari PDAM kabupaten lainnya,” tuturnya.

Data di PDAM, jumlah pelanggan sampai dengan Maret 2025 sebanyak 57.524 sambungan rumah (SR). Cakupan pelayanan selain di kecamatan di Kabupaten Semarang juga pelanggan di wilayah kabupaten/kota perbatasan.

Ngesti Nugraha saat sambutan acara

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px