KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

TPA Blondo Penuh, Pemkab Semarang Bakal Perluas Area Tampungan

TPA Blondo Penuh, Pemkab Semarang Bakal Perluas Area Tampungan

TPA Blondo Penuh, Pemkab Semarang Bakal Perluas Area Tampungan

Sebuah ekskavator mengeruk sampah untuk diratakan agar tidak menggunung di TPA Blondo, Bawen, Kamis (18/7/2024). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blondo yang ada di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang sudah berada di fase over capacity. Dalam sehari, TPA itu mendapat kiriman 200 ton sampah dari sekitar 161 tempat pembuangan sampah (TPS).

Dari penuturan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Heru Purwantoro, TPA Blondo seluas 5,7 hektare ini dibangun pada tahun 2009 dengan jangka waktu pemakaian 10 tahun. Artinya, TPA ini seharusnya sudah tidak digunakan sejak tahun 2019 lalu.

“Untuk zona dua sudah penuh dan sudah kami tutup sejak 2017, yang sekarang digunakan adalah zona satu,” kata Heru saat dikonfirmasi di kantornya, Kamis (18/7/2024).

Heru menerangkan, jika dalam satu hari TPA ini memperoleh kiriman 200 ton sampah maka asumsinya setiap warga Kabupaten Semarang menyumbang 500 gram sampah setiap hari. Tentu angka tersebut terbilang besar mengingat daya tampung TPA yang semakin berkurang.

“Saat ini Pemkab Semarang sedang melakukan pendataan untuk pembebasan 22 bidang tanah seluas 3,8 hektare dengan anggaran sekitar Rp20 miliar,” urainya.

Heru menambahkan, sebagai solusi untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Blondo pihaknya menggencarkan TPS Reduce Reuse Recycle (3R).

“Alhamdulillah lumayan bisa mengurangi sekitar 4 ton sampah per hari. Harapan kami TPS3R ini bisa bertambah banyak sehingga sampah cukup berhenti di sana, tidak masuk ke TPA Blondo,” tandasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]