KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tradisi Syawalan di Kendal Ditiadakan, Ziarah Dibolehkan Dengan Prokes Ketat

Tradisi Syawalan di Kendal Ditiadakan, Ziarah Dibolehkan Dengan Prokes Ketat

Tradisi Syawalan di Kendal Ditiadakan, Ziarah Dibolehkan Dengan Prokes Ketat

Makam KH Asy’ari atau Kiai Guru di Kompleks Pemakaman Aulia Jabal Nur Desa Protomulyo Kendal. (Foto/IST)

RASIKAFM  – Tradisi syawalan di Kaliwungu Kendal dipastikan tahun ini tidak digelar. Namun demikian warga boleh melakukan ziarah di komplek makam jabal dengan protokol kesehatan ketat. Hal ini untuk mengantisipasi munculnya klaster ziarah pada tradisi syawalan.

Bupati Kendal Dico Ganinduto mengatakan, syawalan dilarang namun warga yang akan berziarah ke makam diperbolehkan dengan menerapkan protokol kesehatan. Nantinya pemerintah Kabupaten Kendal kerjasama dengan satgas Covid juga akan melakukan pantauan di lokasi.

Sebagai informasi, Syawalan di Kaliwungu Kendal memang identik dengan ziarah ke makam para auliya di Bukit Jabal Desa Protomulyo Kaliwungu Selatan setelah hari raya Idul Fitri. Warga dari berbagai kota biasanya datang untuk berziarah mendoakan para auliya yang berada di komplek makam Jabal. Karena masih dalam pandemi, panitia penyelenggara akan mengedepankan protokol kesehatan.

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama