[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan tragis terjadi di ruas Jalan Perintis Kemerdekaan, Banyumanik, Kota Semarang pada Kamis (22/8/2024) sekitar pukul 05.00 WIB, melibatkan sebuah truk bermuatan kayu dari arah Ungaran yang menabrak motor roda tiga Tossa di depannya. Kecelakaan ini diduga terjadi karena sopir truk, Turyono, warga Wonosobo, mengantuk sehingga truk oleng, menabrak median jalan, dan terguling ke kiri, menimpa motor yang dikendarai oleh pasangan suami istri, Sri Mulyono dan Muntamah, warga Srondol Wetan, Banyumanik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Truk Muat Kayu Timpa Motor Roda Tiga, Dua Orang Meninggal Dunia

Truk Muat Kayu Timpa Motor Roda Tiga, Dua Orang Meninggal Dunia

Truk Muat Kayu Timpa Motor Roda Tiga, Dua Orang Meninggal Dunia

Petugas mengevakuasi muatan kayu imbas kecelakaan truk yang terguling di Jalan Perintis Kemerdekaan, Banyumanik, Kamis (22/8/2024). Foto: IST

RASIKAFM.COM | BANYUMANIK – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan Markas Kodam IV Diponegoro, Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (22/8/2024). Kecelakaan ini melibatkan sebuah truk bermuatan kayu dari arah Ungaran dengan motor roda tiga Tossa.

Seorang saksi mata yang juga penjual ubi cilembu di dekat lokasi kejadian, Maman (55), mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada sekitar pukul 05.00 WIB.

“Saya baru bangun, kemudian saya lihat dua orang di motor Tossa, laki-laki dan perempuan tertimpa truk.”

“Sepertinya sopir truk ngantuk, menabrak median jalan lalu terguling ke kiri. Saat saya datangi, saya hanya melihat tangan pengendara motor yang tertimpa,” jelas Maman.

Petugas beserta para relawan menuju ke lokasi kejadian untuk menangani kecelakaan tersebut. Selama proses evakuasi truk dan motor tersebut, polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contra flow.

Berdasarkan data yang dihimpun dari personel BPBD Kabupaten Semarang yang turut membantu evakuasi, diketahui truk dikemudikan Turyono, warga Sidodadi, Wonosobo dari arah Ungaran menuju Kota Semarang.

Diduga sopir mengantuk sehingga truk yang dikendarainya oleng dan menabrak pembatas jalan. Setelahnya, truk terguling dan menimpa motor roda tiga di sampingnya yang ditumpangi oleh Sri Mulyono dan Muntamah, pasangan suami istri warga Srondol Wetan, Banyumanik.

Akibat kecelakaan ini, keduanya dilaporkan meninggal dunia karena tertimpa muatan truk dan terjepit. (win)

BACA JUGA :

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

[podcast_widget limit="1" show_load_more="5"]

POPULER

Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px