RASIKAFM.COM | UNGARAN — Kebakaran disertai ledakan terjadi di lokasi penyimpanan dan pengisian gas milik PT Makro Prima Pangan Utama, Dusun Bodean, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Rabu (1/4/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan enam orang pekerja mengalami luka-luka.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.30 WIB saat sebuah truk pengangkut gas dari vendor PT Bahtera Abadi Gas dengan nomor polisi S-9303-UH hendak melakukan pengisian atau penggantian tabung gas di lokasi tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi, proses pengisian sempat mengalami kendala ketika selang gas tersangkut. Saat operator berupaya menarik selang tersebut secara paksa, selang justru terputus dan menyebabkan kebocoran gas.
“Dalam kondisi tersebut, muncul percikan api yang kemudian memicu ledakan,” ungkap Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang Anang Sukoco dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4/2026).
Akibat kejadian itu, operator gas dan sopir truk mengalami luka, disusul beberapa pekerja lain yang berada di sekitar lokasi. Total terdapat enam korban luka dalam insiden tersebut.
Para korban antara lain Hanif Gilang Deni Irwan, Samsul (sopir), Muh Irzas, Aldi, Efendi (operator gas), dan Saeful.
“Korban mengalami luka pada bagian wajah, tangan, lutut, serta lecet. Mereka lalu dilarikan ke RS Ken Saras untuk mendapatkan penanganan medis,” sambung Anang.
Petugas pemadam kebakaran dari Regu B Pos Bergas dan Regu B Pos Ungaran diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan penanganan lebih lanjut.
“Begitu menerima laporan, petugas kami segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengamanan area. Dugaan sementara, kebakaran dipicu kebocoran gas saat proses penggantian tabung,” jelasnya.
Ia juga mengimbau seluruh pihak, khususnya pengelola dan pekerja di sektor penyimpanan gas, agar lebih memperhatikan prosedur keselamatan kerja.
“Kami mengingatkan agar standar operasional prosedur (SOP) benar-benar dijalankan, terutama dalam penanganan gas yang berisiko tinggi, guna mencegah kejadian serupa,” pungkasnya. (win)