URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Viral !!!, Roni Wijaya, Anggota Samapta Polres Salatiga “pancal” Motor Supardi di JLS Malam Hari

Viral !!!, Roni Wijaya, Anggota Samapta Polres Salatiga “pancal” Motor Supardi di JLS Malam Hari

Viral !!!, Roni Wijaya, Anggota Samapta Polres Salatiga “pancal” Motor Supardi di JLS Malam Hari

Foto tangkapan Layar
Anggota Sat Samapta Polres Salatiga Bripka Roni Wijaya naik motor trail saat “memancal” motor pemudik yang mogok di JLS Senin (24/4/2023) malam sekitar pukul 23.00 WIB.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Pernahkah anda mengalami Motor mogok sendirian dimalah hari, seperti yang dialami oleh Supardi. Beruntung banget pemudik ini, saat motornya mogok di Jalan Lingkar Salatiga langsung dibantu polisi yang tengah patroli.
Supardi, pemudik yang melakukan silaturahmi di Ngawi, Jawa Timur. Saat berniat pulang ke Semarang, motor yang dipakainya malah mogok di Jalan Lingkar Salatiga (JIS).

Kejadiannya berlangsung pada Senin (24/4/2023) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Beruntung, dia ditolong unit Sat Samapta Polres Salatiga yang tengah berpatroli di JLS.

Motor tersebut “dipancal” atau didorong dengan kaki oleh Bripka Roni Wijaya yang naik motor trail menuju bengkel terdekat.

Sementara istri Supardi, diboncengkan oleh rekan Rony.

Mereka berjalan beriringan agar aman dari kendaraan lain yang melaju kencang.

“Sepeda motor mereka mogok di area jembatan wilayah Kumpulrejo, saat kita tanya, tidak tahu penyebab mogoknya kendaraan. Lalu kita arahkan ke bengkel terdekat dengan cara di-step atau pancal agar bisa diperbaiki, lumayan jauh tadi,” kata Roni, seperti dikutip dari Kompas.com.

Selain melakukan pengaturan lalu lintas dalam mudik dan balik Lebaran , anggota Polres Salatiga tetap melakukan patroli keliling.

“Patroli dilaksanakan secara preventif untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pemudik yang melintas di wilayah hukum Polres Salatiga,” ungkap Kasi Humas Polres Salatiga Iptu Henri Widyoriani.

Sementara itu Supardi mengaku senang dan bahagia bisa ditolong Polisi yang saat itu tengah patroli.

Bripka Roni Wijaya naik motor trail saat pancal motor Supardi, menuju bengkel terdekat.

BACA JUGA :

Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID
Satreskrim Polres Salatiga menangkap GR (50), buruh harian lepas asal Kabupaten Semarang, yang diduga berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diamankan di Banyudono, Boyolali, pada Jumat (18/7/2026) setelah penyelidikan atas laporan kehilangan Honda Supra 125 milik warga Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga. Polisi menyita sepeda motor korban beserta sejumlah barang bukti dan kini masih mengembangkan kasus untuk mengungkap dugaan aksi pencurian lain di wilayah Salatiga.
Buruh Harian Ditangkap usai Curi Motor di Salatiga, Polisi Dalami Dugaan Aksi Berulang
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Menjelang Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga, upaya Pemerintah Kota Salatiga melestarikan Gedung Pakuwon, bangunan cagar budaya yang menjadi lokasi bersejarah Perjanjian Salatiga 1757, masih terkendala komunikasi dengan pemilik yang berdomisili di Semarang. Hingga Selasa (21/7/2026), Disbudpar belum memperoleh respons atas permohonan audiensi sehingga pemerintah berencana menggandeng Pemkot Semarang untuk memfasilitasi pertemuan, sembari menyiapkan langkah pelestarian agar nilai sejarah bangunan tetap terjaga.
Begini Nasib Gedung Pakuwon Salatiga, Pemkot Kesulitan Bertemu Pemilik
Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi mengungkap penggagalan peredaran narkotika bermodus pengiriman melalui jasa ekspedisi di Kota Salatiga. Dalam operasi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah dan Bea Cukai, petugas menyita hampir 6 kilogram ganja serta 2,83 gram sabu, sekaligus menangkap dua tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas daerah.
Polisi Salatiga Amankan 6 Kilogram Ganja Kering dan Paket Sabu Siap Edar
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar