URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memastikan penanganan bencana di Kabupaten Banjarnegara berjalan lancar. Wagub mengapresiasi kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana melalui program Early Warning System (EWS) dan pelatihan pengurangan risiko bencana.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wakil Gubernur Jawa Tengah Pastikan Penanganan Bencana di Banjarnegara Berjalan Lancar

Wakil Gubernur Jawa Tengah Pastikan Penanganan Bencana di Banjarnegara Berjalan Lancar

Wakil Gubernur Jawa Tengah Pastikan Penanganan Bencana di Banjarnegara Berjalan Lancar

featured-img

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memastikan penanganan bencana di Kabupaten Banjarnegara berlangsung lancar. Untuk memastikannya, ia berbincang dengan beberapa anggota BPBD Kabupaten Banjarnegara di sela kegiatan Jelajah Wisata Adventure Banjarnegara IV.

Wagub menilai, masyarakat daerah rawan bencana di Kabupaten Banjarnegara sudah terlatih cukup baik. Mulai dari Early Warning System (EWS) hingga pelatihan pengurangan risiko bencana.

“Tadi kita sempat ngobrol, memang BPBD Banjarnegara sudah siap karena memang sudah dilatih, ada masyarakat desa tanggap bencana. Early warning system sudah dipasang di mana-mana. Yang paling menarik, masyarakatnya saat ini sudah bisa tanggap bencana. Kalau ada bencana mereka sudah siap,” kata Gus Yasin, sapaannya, di Bumi Perkemahan Desa Pagedongan, Sabtu (25/2/2023).

Gus Yasin menambahkan, anggota BPBD juga memberikan keterangan kendala yang dilalui. Berdasar laporan BPBD, ada beberapa sepeda motor operasional yang mengalami kerusakan. Mendengar hal tersebut, wagub meminta agar motor itu segera diperbaiki.

“Tadi ngobrol sama temen-temen BPBD, ada peralatan yang perlu di-support. Tadi motor trail, beberapa yang sudah rusak tidak bisa jalan. Saya suruh aja segera diservis, nanti biaya bisa langsung aja (dibantu). Semoga ini bisa membantu kinerja BPBD di Banjarnegara,” papar wagub.

Anggota Tim Reaksi Cepat BPBD Banjarnegara, Suprihono, mengatakan BPBD dan jajaran dinas terkait solid menangani bencana. Pihaknya telah melatih masyarakat di wilayah rawan, dan membentuk komunitas Desa Tangguh Bencana.

“Jadi di tiap desa kami sudah melatih relawan, forum pengurangan risiko bencana. Sehingga cukup membantu terutama untuk informasi awal apabila ada kejadian. Dan sampai saat ini, alhamdulillah minim korban jiwa. Kerusakan, terutama tebing jalan dan beberapa rumah mengalami kerusakan,” katanya.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara