URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, berharap agar pembelajaran mengenai nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dapat dilakukan di luar kelas dengan kegiatan fun game dan petualangan. Menurutnya, hal ini dapat membantu siswa lebih memahami nilai-nilai tersebut dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wali Kota Semarang Ajak Siswa Pelajari Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Lewat Fun Game

Wali Kota Semarang Ajak Siswa Pelajari Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Lewat Fun Game

Wali Kota Semarang Ajak Siswa Pelajari Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Lewat Fun Game

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, berharap agar pembelajaran mengenai nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dapat dilakukan di luar kelas dengan kegiatan fun game dan petualangan. Menurutnya, hal ini dapat membantu siswa lebih memahami nilai-nilai tersebut dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dok. Pemkot Semarang
Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu saat bertemu dengan para pelajar di Halaman Balai Kota Semarang, Jumat (28/4/2023).
featured-img

Semarang – Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu berharap pembelajaran mengenai nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan tidak hanya diajarkan di dalam kelas, namun juga bisa dilakukan di luar kelas. Perempuan yang akrab disapa Mbak Ita itu juga menginginkan kegiatan yang dilakukan di luar kelas tersebut dapat dikemas dengan kegiatan fun game maupun adventure.

“Harapannya dengan langsung turun ke lapangan, mendatangi ke tempat-tempat yang menggambarkan sila-sila Pancasila sehingga bisa membayangkan. Kalau hanya teori sulit untuk masuk ke benak meraka. Dan ini penting sekali penanaman nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan. Dengan adanya fun game, dengan adventure juga harapannya mereka nantinya bisa menerapkannya,” terangnya di Halaman Balaikota Semarang, Jumat (28/4).

Dirinya juga mendukung kegiatan ini sebagai salah satu langkah pencegahan generasi muda dari paham-paham yang tidak sesuai dengan nilai-nilai di Indonesia. Menurutnya, kegiatan yang dikemas dengan fun game maupun petualangan akan lebih mengena bagi anak-anak muda.

“Bagaimana anak-anak muda bisa tahu dan menerapkan wawasan Pancasila dan kebangsaan. Pada saat sekarang banyak paham-paham yang tidak Pancasila, yang tidak NKRI, tidak berbhinneka. Kegiatan ini kita butuhkan untuk memageri paham-paham di luar sana. Kalau cuma teori itu susah, sehingga dengan langsung ke lapangan akan lebih tahu. Ditambah lagi ada fun game maupun berpetualang tentu dengan adanya nilai-nilai pastinya akan semakin membekas,” ujarnya.

“Hal ini juga menjadi salah satu praktik dari kurikulum merdeka, dengan nilai-nilai Pancasila salah satunya Ketuhanan Yang Maha Esa. Di kota Semarang semua sudah komplit tempat peribadatannya. Ini menjadi satu bagaimana sejarah masa lalu, sehingga juga akan lebih mengena. Dan yang penting dapat keluar dari kelas, karena ini juga bagian dari pembelajaran. Nanti bisa dikolaborasi dengan Dinas Pendidikan kota Semarang,” imbuhnya.

Kegiatan Fun Game Orientasi Pemantapan Nilai-nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan diikuti oleh 7 SMP di Kota Semarang dan masing-masing mendelegasikan 10 siswa. Kegiatan tersebut bertujuan sebagai upaya pemantapan nilai – nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan khususnya di kalangan pelajar. Sebelumnya, kegiatan yang dilakukan di luar kelas juga sudah pernah dilaksanakan oleh Dinas Pertanian melalui Urban Farming dengan gerakan menanam.

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Impactful Regional Leadership pada ajang Solopos Best Brand & Innovation Award 2026 di The Alana Solo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/7/2026). Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinannya dalam mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta mewujudkan pembangunan kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat Jawa Tengah.
Investasi Tumbuh, UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pernyataan itu disampaikan di hadapan para Ketua PCNU se-Jawa Tengah saat Silaturahim PCNU di Salatiga, Rabu (15/7/2026), sebagai ikhtiar memperkuat persatuan organisasi dan menghadirkan kepemimpinan yang berdaulat, bermartabat, serta bermanfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Silaturahim Bersama PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Siap Maju pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta