KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Wali Kota Semarang Ajak Siswa Pelajari Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Lewat Fun Game

Wali Kota Semarang Ajak Siswa Pelajari Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Lewat Fun Game

Wali Kota Semarang Ajak Siswa Pelajari Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Lewat Fun Game

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, berharap agar pembelajaran mengenai nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dapat dilakukan di luar kelas dengan kegiatan fun game dan petualangan. Menurutnya, hal ini dapat membantu siswa lebih memahami nilai-nilai tersebut dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dok. Pemkot Semarang
Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu saat bertemu dengan para pelajar di Halaman Balai Kota Semarang, Jumat (28/4/2023).

Semarang – Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu berharap pembelajaran mengenai nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan tidak hanya diajarkan di dalam kelas, namun juga bisa dilakukan di luar kelas. Perempuan yang akrab disapa Mbak Ita itu juga menginginkan kegiatan yang dilakukan di luar kelas tersebut dapat dikemas dengan kegiatan fun game maupun adventure.

“Harapannya dengan langsung turun ke lapangan, mendatangi ke tempat-tempat yang menggambarkan sila-sila Pancasila sehingga bisa membayangkan. Kalau hanya teori sulit untuk masuk ke benak meraka. Dan ini penting sekali penanaman nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan. Dengan adanya fun game, dengan adventure juga harapannya mereka nantinya bisa menerapkannya,” terangnya di Halaman Balaikota Semarang, Jumat (28/4).

Dirinya juga mendukung kegiatan ini sebagai salah satu langkah pencegahan generasi muda dari paham-paham yang tidak sesuai dengan nilai-nilai di Indonesia. Menurutnya, kegiatan yang dikemas dengan fun game maupun petualangan akan lebih mengena bagi anak-anak muda.

“Bagaimana anak-anak muda bisa tahu dan menerapkan wawasan Pancasila dan kebangsaan. Pada saat sekarang banyak paham-paham yang tidak Pancasila, yang tidak NKRI, tidak berbhinneka. Kegiatan ini kita butuhkan untuk memageri paham-paham di luar sana. Kalau cuma teori itu susah, sehingga dengan langsung ke lapangan akan lebih tahu. Ditambah lagi ada fun game maupun berpetualang tentu dengan adanya nilai-nilai pastinya akan semakin membekas,” ujarnya.

“Hal ini juga menjadi salah satu praktik dari kurikulum merdeka, dengan nilai-nilai Pancasila salah satunya Ketuhanan Yang Maha Esa. Di kota Semarang semua sudah komplit tempat peribadatannya. Ini menjadi satu bagaimana sejarah masa lalu, sehingga juga akan lebih mengena. Dan yang penting dapat keluar dari kelas, karena ini juga bagian dari pembelajaran. Nanti bisa dikolaborasi dengan Dinas Pendidikan kota Semarang,” imbuhnya.

Kegiatan Fun Game Orientasi Pemantapan Nilai-nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan diikuti oleh 7 SMP di Kota Semarang dan masing-masing mendelegasikan 10 siswa. Kegiatan tersebut bertujuan sebagai upaya pemantapan nilai – nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan khususnya di kalangan pelajar. Sebelumnya, kegiatan yang dilakukan di luar kelas juga sudah pernah dilaksanakan oleh Dinas Pertanian melalui Urban Farming dengan gerakan menanam.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi
Pilkades Serentak 14 Desember, Polres Semarang Siapkan Skenario Kontinjensi
[pekok2]