URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengapresiasi program Polisi RW yang diluncurkan oleh Polrestabes Semarang. Program ini diharapkan dapat memudahkan pihak kepolisian dalam berkomunikasi dan memonitor kejadian-kejadian di masyarakat, khususnya di lingkup RW di wilayah Kota Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wali Kota Semarang Apresiasi Peluncuran Program Polisi RW oleh Polrestabes Semarang

Wali Kota Semarang Apresiasi Peluncuran Program Polisi RW oleh Polrestabes Semarang

Wali Kota Semarang Apresiasi Peluncuran Program Polisi RW oleh Polrestabes Semarang

Peluncuran pembentukan Polisi RW di Kota Semarang di Lapangan Pratisara Wirya Polrestabes Semarang, Selasa (9/5/2023).

Foto: dok. Pemkot Semarang

Peluncuran pembentukan Polisi RW di Kota Semarang di Lapangan Pratisara Wirya Polrestabes Semarang, Selasa (9/5/2023).
Featured Image

Semarang – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengapresiasi peluncuran program Polisi RW oleh Polrestabes Semarang. Wali kota perempuan pertama di kota Semarang tersebut beranggapan, dengan adanya program ini pihak kepolisian dapat dengan mudah berkomunikasi dengan masyarakat dan juga memonitor kejadian-kejadian di masyarakat khususunya di lingkup RW di wilayah Kota Semarang.

“Ini adalah salah satu program terobosan dari Polda Jawa Tengah, tetapi ini ada di Polrestabes Semarang untuk bagaimana setiap satu polisi mengawal satu RW. Harapannya dari setiap polisi bisa berkomunikasi dengan RW, dan bisa memonitor bagaimana kejadian-kejadian di RW tersebut. Tentu saya sangat mengapresiasi hal ini, karena menjadi salah satu program bergerak bersama di Kota Semarang,” ujar Mbak Ita, sapaan akrabnya di Lapangan Pratisara Wirya Polrestabes Semarang, Selasa (9/5/2023).

Dirinya berharap setiap program yang berbasis digital bisa disinergikan. Dengan demikian, ada sebuah kolaborasi yang menjadikan setiap program bisa menyatu demi mempermudah dalam hal keamanan dan pelayanan kapada masyarakat Kota Semarang.

“Bagaimana mensinergikan program-program berbasis Smart City, berbasis digital dapat berkolaborasi. Mulai dari Libas dari Polrestabes, Smart City Kota Semarang, ditambah lagi dengan Kentongan Digital dan Polisi masuk RW menjadi program yang betul-betul menyatu. Sehingga bisa memberi semua keamanan, semua pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menyampaikan mengenai tugas dari Polisi RW yang diluncurkan tersebut. “Adapun tugas Polisi RW di kota Semarang yang pertama melakukan komunikasi kepada masyarakat untuk membangun good impression, yang kedua menampung semua hal di tingkat RW, kemudian yang ketiga bersama dengan masyarakat mengatasi masalah-masalah dengan mengupayakan pencegahan, yang keempat meningkatkan dan mengefektifkan perpolisian masyarakat di wilayah masing-masing, kemudian selanjutnya mensosialisasikan Kentongan Digital berbasis RT,” terangnya.

Polrestabes Semarang sendiri sebelumnya juga telah meluncurkan fitur Kentongan Digital di Aplikasi Libas. Fungsi dari fitur itu sendiri untuk mempermudah masyarakat melaporkan kejadian-kejadian yang ada di sekitarnya. Dirinya juga menambahkan bahwa akan dibentuk sebanyak 1349 polisi untuk menjadi Polisi RW di Kota Semarang.

“Melalui Kentongan Digital bisa dengan cepat membagi informasi kepada kami manakala ada masalah di tengah masyarakat yang perlu kita tangani bersama. Sebagaimana juga kita ketahui, Kota Semarang sendiri memiliki 1519 RW dan sudah ditugaskan sebanyak 1349 polisi (Polisi RW), jadi nanti ada 1 polisi membawahi 2 RW karena keterbatasan personil. Diharapkan dengan adanya Polisi RW, masyarakat mempunyai akses secara fisik untuk berinteraksi dengan polisi RW,” pungkasnya yang kemudian dilanjutkan dengan peluncuran pembentukan Polisi RW di Kota Semarang.

BACA JUGA :

Sedikitnya 150 ayam ketawa dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Ayam Ketawa Contest Pusaka Cup 1 di Kompleks GOR KONI Salatiga, Minggu (7/6/2026). Kontes tingkat nasional ini digelar untuk melestarikan ayam ketawa asal Sidrap, Sulawesi Selatan, sekaligus memperkuat komunitas pecinta ayam ketawa yang terus berkembang di berbagai daerah.
Meriah! Ajang Ayam Ketawa Contest Pusaka Cup 1 2026 di Salatiga
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman

INFOGRAFIS

TERKINI

Sedikitnya 150 ayam ketawa dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Ayam Ketawa Contest Pusaka Cup 1 di Kompleks GOR KONI Salatiga, Minggu (7/6/2026). Kontes tingkat nasional ini digelar untuk melestarikan ayam ketawa asal Sidrap, Sulawesi Selatan, sekaligus memperkuat komunitas pecinta ayam ketawa yang terus berkembang di berbagai daerah.
Meriah! Ajang Ayam Ketawa Contest Pusaka Cup 1 2026 di Salatiga
Sedikitnya 150 ayam ketawa dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Ayam Ketawa Contest Pusaka Cup 1 di Kompleks GOR KONI Salatiga, Minggu (7/6/2026). Kontes tingkat nasional ini digelar untuk melestarikan...
Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, Kabupaten Semarang, melepas 341 lulusan Madrasah Aliyah pada Sabtu (6/6/2026). Mayoritas santri meraih predikat mumtaz dan puluhan di antaranya menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Dari sekitar 1.600 pendaftar tahun ajaran baru, pesantren hanya menerima sekitar 550 calon santri sebagai upaya menjaga kualitas pendidikan akademik dan keislaman.
Ribuan Mendaftar, Hanya Sepertiga Diterima: Al Irsyad Tengaran Komit Cetak Santri Berprestasi
Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, Kabupaten Semarang, melepas 341 lulusan Madrasah Aliyah pada Sabtu (6/6/2026). Mayoritas santri meraih predikat mumtaz dan puluhan di antaranya menuntaskan hafalan 30...
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP...
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah di Semarang
Di Tengah Kenaikan Harga Komoditas Hortikultura, Inflasi Jawa Tengah Masih dalam Rentang Sasaran 2,5±1%
Jawa Tengah mengalami inflasi sebesar 0,23 persen secara bulanan pada Mei 2026 setelah sebelumnya mencatat deflasi. Kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, bawang merah, minyak goreng, hingga telepon...
06 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14
06 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Sabtu, 06 Juni 2026 pukul 12.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter....
Muat Lebih

POPULER

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, resmi membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Selasa (2/6/2026). Pembukaan SPMB menandai dimulainya persaingan ribuan calon siswa untuk masuk sekolah favorit melalui proses seleksi yang berlangsung secara daring pada 2–4 Juni 2026 dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Pembukaan SPMB di Salatiga, 2.500 Siswa Bersaing Rebut Sekolah Bergengsi
Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, Kabupaten Semarang, melepas 341 lulusan Madrasah Aliyah pada Sabtu (6/6/2026). Mayoritas santri meraih predikat mumtaz dan puluhan di antaranya menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Dari sekitar 1.600 pendaftar tahun ajaran baru, pesantren hanya menerima sekitar 550 calon santri sebagai upaya menjaga kualitas pendidikan akademik dan keislaman.
Ribuan Mendaftar, Hanya Sepertiga Diterima: Al Irsyad Tengaran Komit Cetak Santri Berprestasi
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Capaian tersebut mengantarkan Kiandra menjadi peraih nilai rata-rata tertinggi tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan dasar yang terus berkembang melalui kerja keras siswa, dukungan keluarga, dan sekolah.
Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved