URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengingatkan jajaran aparatur sipil negara (ASN) agar tidak menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran tahun ini. Larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik masih sama seperti tahun lalu dan akan diterapkan sanksi sesuai aturan yang berlaku terhadap pelanggaran larangan ini.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Walikota Semarang Ingatkan ASN Pemkot untuk Tidak Gunakan Mobil Dinas saat Mudik Lebaran

Walikota Semarang Ingatkan ASN Pemkot untuk Tidak Gunakan Mobil Dinas saat Mudik Lebaran

Walikota Semarang Ingatkan ASN Pemkot untuk Tidak Gunakan Mobil Dinas saat Mudik Lebaran

Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Foto:/IST

Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Featured Image

Semarang – Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengingatkan jajaran aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak menggunakan mobil dinas dalam mudik Lebaran tahun ini.

Ita, sapaan akrab Hevearita, menjelaskan bahwa larangan tersebut telah disampaikan dalam rapat terpadu setelah rapat koordinasi persiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2023. Ia menegaskan bahwa larangan penggunaan mobil dinas untuk pulang kampung saat libur Lebaran masih sama seperti tahun lalu.

“Dilarang (menggunakan mobil dinas untuk mudik) ” kata Ita, sapaan akrab Hevearita saat ditemui awak media di Semarang, Selasa (11/4/2023).

Dalam pengawasan pelanggaran, Ita mengatakan bahwa pengawasan dapat dilakukan oleh siapa saja, termasuk masyarakat, terlebih dengan adanya media sosial yang berkembang pesat. Ita menegaskan akan ada penerapan sanksi sesuai aturan yang berlaku bagi pelanggaran atas larangan tersebut.

“Kemarin, setelah rapat forkompinda, kami lanjutkan rapat lebih fokus kesiapan menerima orang mudik, memfasilitasi orang yang melintas, ditandaskan juga mobil dinas,” terangnya.

Meskipun demikian, ia yakin bahwa ASN Pemkot Semarang akan menaati aturan tersebut, mengingat bahwa larangan tersebut juga diberlakukan tahun lalu.

Ita menekankan pentingnya kehati-hatian karena saat ini merupakan era keterbukaan publik. Hal ini mengindikasikan bahwa pelanggaran atas larangan menggunakan mobil dinas untuk mudik dapat diketahui oleh orang lain melalui media sosial.

BACA JUGA :

Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

12 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–08.00 dan 14.00–16
12 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–08.00 dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Jumat, 12 Juni 2026 pada pagi serta siang hingga sore hari dengan tinggi muka air...
12 Juni 2026 BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpotensi Guyur Semarang Selatan dan Pegunungan Jawa Tengah
12 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan Ringan Berpotensi Guyur Semarang Selatan dan Pegunungan Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Jumat, 12 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu...
Tes Religi
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Satreskrim Polres Semarang menetapkan seorang pria berinisial AJS (56), warga kelahiran Salatiga, sebagai tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap delapan santri di sebuah pondok pesantren...
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga melalui Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Ledok menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan pencemaran sungai di RT 03 RW 11, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo,...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved