RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Warga Binaan Rutan Salatiga Ikuti Kelas Belajar Tilawah

Warga Binaan Rutan Salatiga Ikuti Kelas Belajar Tilawah

Warga Binaan Rutan Salatiga Ikuti Kelas Belajar Tilawah

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga khususnya yang beragama Islam ikuti pembinaan khusus kelas Tilawah. Belum lama ini.

Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengatakan bahwa Rutan Salatiga terus berusaha memberikan pelayanan dan berbagai macam kegiatan pembinaan kepada seluruh warga binaan. “Salah satunya kelas Tilawah yang diikuti oleh 40 (empat puluh) warga binaan Islam,” ucapnya.

Andri menjelaskan bahwa Rutan Salatiga menggandeng teman-teman dari Kelompok Penyuluh Kementerian Agama Kota Salatiga untuk meningkatkan kualitas pembinaan kerohanian.

“Kami menggandeng Pokjaluh Kemenag untuk memingkatkan kualitas pembinaan kerohanian serta membuat jadual untuk warga binaan perempuan dan laki-laki,” jelasnya.

Andri mengungkapkan dengan pembinaan rohani ini menjadi salah satu bekal untuk mereka saat bebas nanti dengan mendekatkan diri kepada Tuhan dan Agama menjadi salah satu solusi agar mereka tidak kembali melakukan perbuatan yang melanggar hukum.

Sementara itu Gus Muadib Machasin salah satu pembina dari Pokjaluh Kemenag mengatakan bahwa Tim Pokjaluh memberikan berbagai macam program pembinaan. Salah satunya kelas Tilawah, khusus kepada warga binaan yang sudah bisa dan lancar membaca Al Quran.

“Untuk pembelajaran Tilawah untuk warga binaan kami buatkan kelas kepada mereka yang sudah lancar dan bisa membaca Al Quran,” ujarnya.

Gus Muadib menambahkan bahwa untuk warga binaan lain yang masih tahap belajar membaca Iqro maupun yang belum bisa sama sekali juga diberikan kelas pembelajaran khusus.

“Kami juga berikan kelas pembelajaran khusus pada warga binaan yang belum bisa membaca Iqro dan Al Quran,” pungkasnya.

 

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana