KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Wawali Salatiga Temui Wabup Boyolali, Bahas Terminal Bayangan Karanggede

Wawali Salatiga Temui Wabup Boyolali, Bahas Terminal Bayangan Karanggede

Wawali Salatiga Temui Wabup Boyolali, Bahas Terminal Bayangan Karanggede

Agen PO Bus Terminal Tingkir Salatiga mengeluhkan turunnya pendapatan akibat terminal bayangan di Karanggede, Boyolali. Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin dan Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana bertemu untuk membahas solusi. Pemprov Jateng akan dilibatkan karena lokasi berada di jalan provinsi, dengan rencana penertiban Dishub dan Satpol PP.
Foto dok IST
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin dengan Wakil Bupati Boyolali soal keluhan agen PO Bus terkait adanya terminal bayangan Karanggede

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Agen resmi Perusahaan Otobus (PO) Bus yang berada di Terminal Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah mengeluhkan adanya terminal bayangan yang berada di Karanggede, Kabupaten Boyolali. Menindaklanjuti keluhan tersebut, Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana, belum lama ini.

Dalam pertemuan di ruang ruang kerja Wakil Bupati Boyolali, Nina menyampaikan keluhan dari para agen Bus yang pendapatannya menurun karena adanya terminal tidak resmi di Karanggede. Nina menyampaikan bahwa penanganan masalah ini harus dilaksanakan bersama. Sebab lokasi terminal bayangan berada di wilayah Boyolali.

“Karena terminal ini berada di wilayah Boyolali, jadi saya minta ijin kita bersama-sama mencari solusi, karena terminal ini tidak resmi jadi mengurangi pendapatan dari PO di Terminal Tingkir,” kata Nina.

Sementara itu, Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana menyebut, jika terminal bayangan ini sudah berkali-kali ditindak. Namun selang satu pekan terminal bayangan tersebut kembali beroperasi lagi. Dia menilai, pelanggaran terminal bayangan itu berada di jalan provinsi Jawa Tengah sehingga provinsi memiliki hak yang lebih besar untuk menertibkan.

“Nanti kita akan tindak lanjuti Kembali dengan Dishub dan Satpol PP Boyolali untuk menertibkan lagi. Kami sudah berencana untuk mendirikan sub-terminal untuk alternatif tempatnya tetapi masih dalam proses,” ungkap Dwi Fajar Nirwana.

Atas kesepakatan bersama, permasalahan penertiban akan dilanjutkan pelaporan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan juga Pemerintah Pusat karena jalan yang dilalui merupakan jalan provinsi sehingga penertiban oleh provinsi dinilai dapat lebih memengaruhi kepatuhan para calo agen PO ilegal di terminal bayangan Karanggede.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]