URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Agen PO Bus Terminal Tingkir Salatiga mengeluhkan turunnya pendapatan akibat terminal bayangan di Karanggede, Boyolali. Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin dan Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana bertemu untuk membahas solusi. Pemprov Jateng akan dilibatkan karena lokasi berada di jalan provinsi, dengan rencana penertiban Dishub dan Satpol PP.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wawali Salatiga Temui Wabup Boyolali, Bahas Terminal Bayangan Karanggede

Wawali Salatiga Temui Wabup Boyolali, Bahas Terminal Bayangan Karanggede

Wawali Salatiga Temui Wabup Boyolali, Bahas Terminal Bayangan Karanggede

Agen PO Bus Terminal Tingkir Salatiga mengeluhkan turunnya pendapatan akibat terminal bayangan di Karanggede, Boyolali. Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin dan Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana bertemu untuk membahas solusi. Pemprov Jateng akan dilibatkan karena lokasi berada di jalan provinsi, dengan rencana penertiban Dishub dan Satpol PP.
Foto dok IST
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin dengan Wakil Bupati Boyolali soal keluhan agen PO Bus terkait adanya terminal bayangan Karanggede
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Agen resmi Perusahaan Otobus (PO) Bus yang berada di Terminal Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah mengeluhkan adanya terminal bayangan yang berada di Karanggede, Kabupaten Boyolali. Menindaklanjuti keluhan tersebut, Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana, belum lama ini.

Dalam pertemuan di ruang ruang kerja Wakil Bupati Boyolali, Nina menyampaikan keluhan dari para agen Bus yang pendapatannya menurun karena adanya terminal tidak resmi di Karanggede. Nina menyampaikan bahwa penanganan masalah ini harus dilaksanakan bersama. Sebab lokasi terminal bayangan berada di wilayah Boyolali.

“Karena terminal ini berada di wilayah Boyolali, jadi saya minta ijin kita bersama-sama mencari solusi, karena terminal ini tidak resmi jadi mengurangi pendapatan dari PO di Terminal Tingkir,” kata Nina.

Sementara itu, Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana menyebut, jika terminal bayangan ini sudah berkali-kali ditindak. Namun selang satu pekan terminal bayangan tersebut kembali beroperasi lagi. Dia menilai, pelanggaran terminal bayangan itu berada di jalan provinsi Jawa Tengah sehingga provinsi memiliki hak yang lebih besar untuk menertibkan.

“Nanti kita akan tindak lanjuti Kembali dengan Dishub dan Satpol PP Boyolali untuk menertibkan lagi. Kami sudah berencana untuk mendirikan sub-terminal untuk alternatif tempatnya tetapi masih dalam proses,” ungkap Dwi Fajar Nirwana.

Atas kesepakatan bersama, permasalahan penertiban akan dilanjutkan pelaporan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan juga Pemerintah Pusat karena jalan yang dilalui merupakan jalan provinsi sehingga penertiban oleh provinsi dinilai dapat lebih memengaruhi kepatuhan para calo agen PO ilegal di terminal bayangan Karanggede.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon