URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bambo, seekor sapi jenis limosin yang dimiliki oleh Sutrisno (44), seorang peternak asal Desa Mendiro, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, menjadi salah satu hewan kurban yang diincar oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada perayaan Idul Adha 1444 Hijriah. Sapi dengan berat 1,042 ton tersebut direncanakan akan dikirim ke Masjid Raya Sheikh Zayed, Surakarta, pada H-1 Idul Adha.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wow! Sapi Berbobot 1 Ton Milik Peternak Asal Ungaran Jadi Incaran Kurban Jokowi

Wow! Sapi Berbobot 1 Ton Milik Peternak Asal Ungaran Jadi Incaran Kurban Jokowi

Wow! Sapi Berbobot 1 Ton Milik Peternak Asal Ungaran Jadi Incaran Kurban Jokowi

Bambo, seekor sapi jenis limosin yang dimiliki oleh Sutrisno (44), seorang peternak asal Desa Mendiro, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, menjadi salah satu hewan kurban yang diincar oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada perayaan Idul Adha 1444 Hijriah. Sapi dengan berat 1,042 ton tersebut direncanakan akan dikirim ke Masjid Raya Sheikh Zayed, Surakarta, pada H-1 Idul Adha.
(Foto/win)
Sutrisno memandikan Bambo, seekor sapi limosin berbobot 1,042 ton miliknya yang rencananya akan dibeli Jokowi untuk keperluan kurban, Rabu (21/6/2023).

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Bambo, nama seekor sapi jenis limosin milik Sutrisno (44), seorang peternak asal Desa Mendiro, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang menjadi salah satu incaran hewan kurban Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Idul Adha 1444 Hijriah. Sapi berbobot 1,042 ton itu rencananya akan dikirim ke Masjid Raya Sheikh Zayed, Surakarta pada H-1 Idul Adha.

Sutrisno mengatakan, Bambo dibelinya setahun yang lalu saat bobotnya 900 kilogram. Selama satu tahun pemeliharaan, bobotnya bertambah 142 kilogram dan telah memenangkan kontes sapi di beberapa wilayah di Indonesia.

“Dari menang kontes itu, kemudian Pak Jokowi melalui Dinas Peternakan Jateng menyeleksi. Alhamdulillah Bambo lolos uji kesehatan hewan dan syarat yang lainnya,” ujarnya saat ditemui di lokasi kandangnya, Rabu (21/6/2023).

Selain Bambo, empat ekor sapi lain berjenis Simental, Brangus dan PO dengan bobot lebih dari 600 kilogram rencananya juga akan diborong Jokowi untuk keperluan hewan kurban.

“Kalau bicara soal untung, saya tidak ambil banyak. Sudah dibeli Presiden saja jadi kebanggan tersendiri,” ungkapnya.

Saat ini ia masih menunggu kepastian proses pembelian itu, termasuk negosiasi harga dan lain-lainnya.
Meskipun demikian, dia terus berjuang merawat sapi-sapinya tersebut agar tetap sehat.

“Belum dihubungi sampai sekarang, masih menunggu ini. Kalau deal, saya lepas di atas Rp100 juta,” katanya.

Pada bagian lain, Sutrisno mengaku berbagai kendala dialami saat merawat Bambo. Di antaranya membutuhkan perhatian lebih dibanding sapi-sapi lainnya karena ukurannya relatif besar.

“Harus sering dimandikan tiga kali sehari, sekali mandi durasinya setengah jam. Kalau tidak dimandikan, maka badannya menjadi lebih hangat dan susah makan,” kata dia.

Selain itu, risiko lain yang harus Sutrisno waspadai yaitu saat membawa Bambo berjalan di luar kandang. Pasalnya, dengan badan yang besar maka tumpuan kakinya pun semakin lemah.

“Kalau jalan harus lewat medan yang tidak banyak kerikilnya, biar tracak (kuku) tidak luka,” urainya. (win)

BACA JUGA :

Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved