URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
KAHMI Kabupaten Semarang meluncurkan portal pengaduan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banyumili Tuntang, Minggu (19/10/2025). Inisiatif ini dipimpin Nafis Munandar bekerja sama dengan DPR RI Muh Haris dan BGN untuk memantau kualitas MBG. Portal lapor.kawalmbg.org memungkinkan masyarakat melapor jika ada pelanggaran distribusi MBG.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wujudkan Indonesia Zero Accident, KAHMI Kabupaten Semarang Luncurkan Portal Pengaduan MBG

Wujudkan Indonesia Zero Accident, KAHMI Kabupaten Semarang Luncurkan Portal Pengaduan MBG

Wujudkan Indonesia Zero Accident, KAHMI Kabupaten Semarang Luncurkan Portal Pengaduan MBG

KAHMI Kabupaten Semarang meluncurkan portal pengaduan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banyumili Tuntang, Minggu (19/10/2025). Inisiatif ini dipimpin Nafis Munandar bekerja sama dengan DPR RI Muh Haris dan BGN untuk memantau kualitas MBG. Portal lapor.kawalmbg.org memungkinkan masyarakat melapor jika ada pelanggaran distribusi MBG.
Foto Arief Rasika
Sosialisasi MBG dan peluncuran portal pengaduan MBG yang diinisiasi KAHMI Kabupaten Semarang, di Banyumili Tuntang
featured-img

RASIKAFM.COM | TUNTANG – Koordinator Presidium KAHMI Kabupaten Semarang Nafis Munandar saat sosialisasi MBG dan peluncuran portal pengaduan MBG yang diinisiasi KAHMI Kabupaten Semarang menjelaskan jika peluncuran portal pengaduan terkait kasus Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah saat ini sudah mendesak dilakukan.

Untuk itu KAHMI melakukan sosialisasi program MBG di hadapan pihak SD, SMP, komite sekolah, dan stakeholder terkait se-Kabupaten Semarang di Banyumili Tuntang, Minggu (19/10/2025) siang.

Nafis Munandar menegaskan, pihaknya bekerja sama dengan anggota DPR RI Muh Haris dari FPKS dan Badan Gizi Nasional (BGN).

”Selain solsiasisai, KAHMI meluncurkan platform pengaduan jika MGB tak sesuai kriteria baik kuantitas maupun kualitas. Pihaknya melihat belum ada platform pelaporan yang bisa menjadi jalur pengaduan terkait day to day penyaluran MBG,” papar Nafis yang juga anggota DPRD Kabupaten Semarang dari PKS ini.

Dijelaskan, dalam portal pengaduan bernama lapor.kawalmbg.org itu, memungkinkan wali murid, guru, dan siswa melapor jika ada MBG yang mencurigakan.

”Portal langsung bisa didownload. Seluruh identitas pelapor kami rahasiakan.

Sementara ini portal untuk wilayah Kabupaten Semarang, Kota Semarang dan Salatiga. Daerah lain bisa menduplikasi portal ini,” kata Nafis.

Menurutnya kehadiran portal ini berupaya memitigasi menuju Indonesia zero accident.

Jika ada laporan di portal, KAHMI akan segera forward ke dinas terkait.

Nafis lebih lanjut mengatakan, pihaknya meminta kepada guru, kepada wali murid dan murid sendiri untuk tidak takut-takut di dalam melaporkan program MBG.

Program MBG lanjut Nafis memerlukan pengawasan dan adanya kejadian keracunan itu memperlihatkan kurangnya input dari murid dan wali murid terkait program MBG.

Sementara itu Deputi Program Kerja Sama dan Edukasi BGN Ari Yulianto menegaskan, pihaknya terus mengedukasi masyarakaat bahwa program MBG ini perlu dukungan masyarakat.

”Di BGN sudah ada website pengaduan sifatnya nasional.Kami mengapresiasi apa yang dilakukan KAHMI Kabupaten Semarang yang membuat portal khusus pengaduan MBG agar tak terjadi accident. Ini inisiatif yang bagus,” kata Ari Yulianto.

Dijelaskan, Presiden Prabowo menginginkan zero accident. Sudah ada 32 juta penerima manfaat MBG.

Dari jumlah itu ada 4.000-an kasus keracunan atau 0,009 persen.

”BGN memberi sanksi SPPG yang ada kasus keracunan, hingga mereka bisa memenuhi SOP.

Ke depan ada pembatasan jumlah penerima manfaat MBG hanya 2.500 penerima,” tegas Ari.

Anggota DPR RI Muh Haris mengatakan, program MBG ini perlu didukung karena menyediakan makanan sehat bergizi supaya anak-anak sehat dan konsentrasi di sekolah.

”Kami tak hanya memberikan anggaran tapi turun langsung memantau agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan. MBG ini juga menggerakkan ekonomi warga karena suplay bahan makanan tentu dari masyarakat pelaku usaha,”kata Haris.

Koordinator Presidium KAHMI Kabupaten Semarang Nafis Munandar (Video Arief Rasika)

BACA JUGA :

Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved