KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Yasip Khasani Harapkan Guru Bisa Jadi Agen Peradaban

Yasip Khasani Harapkan Guru Bisa Jadi Agen Peradaban

Yasip Khasani Harapkan Guru Bisa Jadi Agen Peradaban

Dalam Pelantikan dan Pengangkatan Sumpah/Janji Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah yang berlangsung di Gedung Setda Salatiga pada Kamis (28/11/2024), Penjabat Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, menyampaikan harapan agar guru dan kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai agen pembelajaran, tetapi juga sebagai agen peradaban.
Foto dok IST
Penjabat Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani berikan sambutan dalam Pelantikan dan Pengangkatan Sumpah/Janji Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah,

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Harapan itu disampaikan oleh Penjabat Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani saat memberikan sambutan dalam Pelantikan dan Pengangkatan Sumpah/Janji Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah, Kamis(28/11/2024).
Menurutnya di era masa kini, guru dan kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai agen pembelajaran, tetapi juga agen peradaban.

Yasip mengatakan, para guru sebaiknya tidak hanya fokus pada pembelajaran secara akademik. Akan tetapi, mereka juga harus turut mengambil peran dalam mewujudkan sekolah ramah anak yang aman dan anti-bullying.

“Sebagai agen peradaban, maka yang harus kita lakukan adalah terkait dengan pendidikan akhlak. Selain itu, juga mengakomodir tumbuh kembang anak secara fisik maupun psikis,” ucapnya saat menghadiri pelantikan di Gedung Setda Salatiga.

Pada kesempatan itu, Yasip melantik sebanyak 10 Kepala Sekolah Dasar. Selain itu, ia juga melantik 6 Pengawas Sekolah yang terdiri dari 2 Pengawas TK, 3 Pengawas SD, dan 1 Pengawas SMP.

“Untuk pertama kalinya, pelantikan dilaksanakan dengan mengenakan pakaian formal Pakaian Sipil Lengkap(PSL) dan tidak mengenakan batik. Agar setiap pejabat yang dilantik memiliki sense of belonging terhadap jabatan yang diembannya,” ucap Yasip.

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
GIIAS Semarang 2026 menyiapkan tiga pilihan parkir bagi pengunjung di Gedung Muladi Dome UNDIP, area belakang SPBU UNDIP, dan sepanjang Jalan Banyu Putih Raya. Parkir utama menampung lebih dari 780 kendaraan, sementara area tambahan berkapasitas hingga 200 kendaraan. Pengunjung dari Jalan Banyu Putih Raya juga mendapat fasilitas shuttle bus gratis.
Ini Tempat Parkir GIIAS 2026 Semarang
[pekok2]