RASIKAFM.COM

📆 27 June 2022 🇮🇩 🕓 11:40 am

Yayasan THHT Desak Pengadilan Semarang Tak Lakukan Eksekusi Terkait Dugaan Penyerobotan Tanah Oleh Perkumpulan Siang Boe

SEMARANG – Yayasan Tunas Harum Harapan Kita (THHK) akan terus mendesak Pengadilan Negeri Semarang untuk tidak melakukan eksekusi terhadap kasus dugaan penyerobotan tanah di Jalan Gang Tengah No.73, Kelurahan Kranggan, Semarang Tengah yang dilakukan oleh Perkumpulan Siang Boe.

Mustain, selaku Kuasa Hukum THHK mengatakan, hal itu dilakukan lantaran kasus tersebut saat ini masih dalam proses pengajuan banding. Pada hari ini Rabu (15/6/2022), dirinya bersama Ketua THHK, Edy Boentoro mendatangi Kantor Pengadilan Negeri Semarang dalam agenda rapat yang dilakukan antara Pengadilan dan Kelurahan Kranggan.

Kabar Terkait
Dugaan Penyerobotan Tanah Oleh Perkumpulan Siang Boe Akan Dieksekusi Sebelum Inkracht, Yayasan THHK Pakai Jalur Hukum

Meski tidak diundang dalam kegiatan itu, Yayasan THHT selaku yang dikuasakan oleh pemilik tanah Tionghoa Hwe Kwan untuk mengelola tanah tersebut tetap datang untuk mencari keadilan yang kini merugikan Yayasan THHT.

“Kita diberitahu surat pelaksanaan eksekusi pada tanggal 22 Juni 2022 mendatang. Hanya itu surat pemberitahuan yang diberikan. Hari ini di Pengadilan ada surat undangan untuk Lurah dan kami hadir meskipun tidak diundang adalah ingin turut bicara dalam rapat di Pengadilan agar bisa bukti-bukti kita dilihat dan dikaji dulu,” ujarnya saat ditemui.

Akan tetapi, saat tiba di kantor Pengadilan, pihak Yayasan THHT tidak diperkenankan memasuki ruang rapat untuk ikut serta dan mencari titik terang kasus tersebut. Dirinya menyayangkan hal itu dan menganggap adanya arogansi dari Pengadilan.

“Surat-surat kita masih jalan dan jangan dieksekusi dulu. Ini arogansi yang jelas melanggar hukum,” paparnya.

Selain itu, Mustain akan terus berkoordinasi dengan Yayasan THHK untuk perjuangan kedepan bilamana memang terjadi kebijakan-kebijakan tidak sesuai yang dilakukan oleh Pengadilan.

“Kami terus berkoordinasi dengan THHK tentang langkah bayangan kami kedepan untuk membuat pelaporan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua THHK, Edy Boentoro meminta pihak Kelurahan dan Pengadilan untuk memeriksa dan mengkaji terlebih dahulu bukti-bukti yang dimilikinya. Ia pun juga sangat menyayangkan terbitnya surat eksekusi mengingat dirinya tak pernah memasrahkan tanah tersebut kepada Perkumpulan Siang Boe.

“Saya datang ke Pengadilan sebagai yang menempati tanah itu. Saya mengirim surat untuk ditinjau kembali dan jangan dieksekusi dulu karena masih ada banding kok diteruskan apalagi tanah itu tidak pernah saya serahkan ke Siang Boe. Jelas, saya minta ditinjau kembali dan jangan tergesa untuk dieksekusi. Kami disini mencari kedamaian,” imbuhnya.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Semarang dari surat bernomor W12.UI/73/Pdt.04.01/6/2022 tertanggal 10 Juni 2022 Semarang akan mengeksekusi dugaan penyerobotan tanah dan bangunan di Jalan Gang Tengah No.73 yang dilakukan oleh Perkumpulan Siang Boe.

Perlu diketahui, sejak dulu tanah Jalan tersebut tersebut memang milik Tionghoa Hwe Kwan yang berdiri sejak 1907 dan saat ini dikuasakan kepada Sindu Dharmali dan alumni sekolah THHK untuk merawat dan mengelola. Bukan milik atas Perkumpulan Siang Boe ataupun Yayasan Tunas Harum Harapan Kita.

Hal itu diperkuat dengan adanya surat keterangan dari Balai Harta Peninggalan (BHP) Semarang yang menyatakan bahwa objek sengketa adalah tanah eigendom verponding milik Tionghoa Hwe Kwan. Sebagai informssi, Eigendom verponding ini adalah salah satu status hukum pertanahan pada masa penjajahan Belanda.

Pada perkara Nomor 27/Pdt.Eks/2021/PN Smg telah terjadi kesalahan dalam subjek hukum yang dipermasalahkan. Pasalnya, tanah dan bangunan yang akan dieksekusi bukan milik Yayasan THHK pimpinan Edy Boentoro seperti digugat Perkumpulan Siang Boe.

“Perkumpulan Siang Boe mengklaim tanah dan bangunan di Jalan Gang Tengah No. 73 merupakan milik dengan menggugat Yayasan THHK pimpinan Edy Boentoro. Padahal Yayasan THHK bukan pemilik subjek sengketa, ini merupakan kasalahan dalam menentukan subjek hukumnya,” terang Kuasa Hukum Derden Verzet, Nico Arief Budi Santoso, kepada wartawan, Minggu (12/6/2022) malam.

“Tanah itu dikuasakan pengelolaanya kepada Bapak Sindu Dharmali sampai pembayaran PBB oleh THHK hingga sekarang. Subjek hukum hingga saat ini digunakan untuk kegiatan sosial para alumni THHK. Tapi Perkumpulan Siang Boe menggugat Yayasan THHK pimpinan Edy Boentoro. Ini tidak ada kaitannya dan ini kesalahan Pengadilan dalam menentukan perkara, ada apa dengan Pengadilan,” tambahnya.

Tags🏷️

Bagikan

📌 Baca Juga:

📌 Baca Juga:

📌KABAR TERBARU

📌KABAR TERBARU

Anggota PTBS, Terima Bantuan Becak Listrik Dari Pawarsa

Wiwin mengatakan, becak listrik buatannya terinspirasi saat dirinya menjemput anaknya sekolah. Saat itu, dia melihat seorang berusia lanjut yang terengah-engah mengayuh becak. “Saya merasa kasihan dan tertantang untuk membantu karena di usia tuanya dia masih mencari nafkah,” jelasnya Sabtu (25/6/2022)

Lomba Burung Perkutut, Meriahkan HUT Bhayangkara Polres Salatiga

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana mengatakan lomba perkutut lokal ini diadakan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-76 Bhayangkara. “Kita mengapresiasi penyelenggaraan lomba ini karena bisa menyatukan peserta dari berbagai daerah, selain menyalurkan hobi juga menggerakan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

KKN Unnes Gelar Expo Pasar Kuliner dan Gebyar Budaya di Desa Wisata Muncar

Pemerintah Desa Muncar, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang gelar Gebyar Desa Wisata dengan ‘nguri-nguri’ kreatif lokal, Minggu (26/6). Dalam kegiatan Expo Pasar Kuliner dan Gebyar Budaya Desa Wisata Muncar ini, sekaligus sebagai pelepasan puluhan mahasiswa yang telah melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Gelar Wisuda Luring, UKSW Lepas 559 Lulusan

Setelah genap dua tahun gelaran wisuda Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) diselenggarakan secara online (daring) akibat pandemi Covid-19, Sabtu (25/06/2022) upacara wisuda UKSW kembali diselenggarakan secara onsite (luring).

Zona Hijau, Dua Wilayah Kabupaten Semarang Jadi Prioritas Vaksinasi PMK

Dua wilayah kecamatan di Kabupaten Semarang yakni Ungaran Timur dan Jambu masuk ke dalam zona hijau penyebaran kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Artinya, kedua wilayah tersebut menjadi prioritas vaksinasi PMK yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

Nol Kasus Covid, Tengaran Gelar Senam Bersama

Seiring meredanya pandemi Covid-19 di Kabupaten Semarang. Kegiatan-kegiatan yang melibatkan orang banyak kembali di gelar. Salah satunya agenda rutin senam bersama yang diinisiasi oleh pemerintah Kecamatan Tengaran. Kegiatan senam bersama ini bukan untuk pertama kalinya dilaksanakan.

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 INFOGRAFIS 📸

Infogenangan 16/06/2022 🕓12.30

Laporan Kawan Rasika memantau genangan air sudah mulai terlihat di sekitar Dermaga Samudera 1 area pelabuhan Tanjung Mas Semarang. Video diatas diambil sekitar pukul 12.00

UpdateLalin 15/06/2022 🕓07.30

Informasi perbaikan jalan di jalur pantura ruas Juwana – Rembang tepatnya di Batangan kembali berlangsung. Pagi ini terlihat beberapa alat berat di lokasi, ada lajur

UpdateLalin 11/06/2022 🕓09.35

Dilakukan pengaspalan jalan lokasi sebelum batas kota Ungaran, Mijen, arah Bawen, memakan lajur sebelah kiri. Lalu lintas menyempit mulai sekitar depan UNW.

RasikaUpdate 07/06/2022 🕓10.50

Selain dilaporkan adanya genangan air di Pantura Genuk arah Semarang, air juga terpantau di Jl. Gebanganom Raya dan Jl. Padi Raya. Air meluap imbas hujan

UpdateLalin 06/06/2022 🕓13.15

Lalu lintas merayap di Gombel Lama, Semarang, imbas pengaspalan jalan lokasi di titik perbaikan gorong-gorong sebelum underpass Jatingaleh.

UpdateLalin 03/06/2022 🕓12.40

Dilaporkan di Karangawen juga dilaporkan perbaikan jalan memakan satu jalur. Informasi jalan dikeruk untuk kemudian dilakukan pengecoran.

Wajah Baru Stadion Jatidiri Semarang

Memasuki tahap akhir renovasi, sudah terlihat pada atap tribun barat dan lampu stadion yang sudah terpasang. Hingga kondisi rumput lapangan yang sudah bagus.

UpdateLalin 07/01/2022 🕓16.10

Tiga genangan air bisa ditemui di jalur Kudus menuju Pati: yaitu di Pura, Terban, dan Gondoharum. Genangan di Gondoharum jangkauannya sekitar 20 meter, dan tinggi

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌RASIKA FEATURE

📌RASIKA FEATURE

📌KABAR POPULER

📌KABAR POPULER

Sambut-Idul-Adha,-Digdaya-Berikan-Belasan-Ekor-Kambing
Sambut Idul Adha, Digdaya Berikan Belasan Ekor Kambing
Puluhan-Bangkai-Kambing-Ditemukan-di-Aliran-Kali-Serang-Susukan,-Indikasi-PMK-2
Puluhan Bangkai Kambing Ditemukan di Aliran Kali Serang Susukan, Indikasi PMK?
Camat-Tengaran,-bersama-Jito-Pramujito-dan-Kades-Patemon-serta-tamu-undangan-lain-saat-acara-Senam-Bersama
Nol Kasus Covid, Tengaran Gelar Senam Bersama
Dirlantas-Polda-Jateng,-Kombes-Pol-Agus-Suryo-Nugroho
5 Hari Berjalan, Polda Jateng Catat Ribuan Pelanggaran Saat Ops Patuh Candi 2022 Lewat ETLE
Wartawan-peliput-Polres-Salatiga-dan-PJU-Polres-berfoto-sesaat-sebelum-pertandingan-persahabatan
Kemeriahan HUT Bhayangkara, Wartawan Ungguli Polres Salatiga Skor 1-0
Kabidhumas-Polda-Jateng-Tanggapi-Viral-Unggahan-Foto-Tentang-Warga-Sukoharjo-Ditilang-Pakai-ETLE-2
Kabidhumas Polda Jateng Tanggapi Viral Unggahan Foto Tentang Warga Sukoharjo Ditilang Pakai ETLE
ganjar-20-6
Waspadai Kenaikan Kasus Covid-19, Ganjar; Kalau Di Keramaian Pakai Masker
AS-Warga-Ledok,-Pelaku-Pembunuhan-Penjual-Kopi-di-Senjoyo-Tertangkap
AS Warga Ledok, Pelaku Pembunuhan Penjual Kopi di Senjoyo Tertangkap
Petugas-menyemprot-kandang-sapi-komunal-milik-CV-Bangkit-Sukses-Mandiri-di-kawasan-Gogik,-Ungaran-Barat-menggunakan-cairan-disinfektan-sebagai-upaya-antisipasi-terhadap-PMK-pada-hewan-ternak
Jateng Surplus Hewan Kurban
Kapolres-Semarang-AKBP-Yovan-Fatika
Bangkai Kambing Dibuang di Sungai Serang, Polisi Dapatkan Petunjuk Penting
kabar-pln
error: