URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Lagiyanto hanya bisa menggelengkan kepala saja, karena mulai dari lengan, kaki, tulang rusuk, tulang belikat serta leher patah akibat jatuh dari pohon dengan ketinggian sekitar tujuh meter.

Mbak Google

KABAR RASIKA

2 Kali Jatuh Dari Pohon Kelapa, Lagiyanto Kini Tergolek Lemah, Keluarga Mau Berobat Terkendala Dana

2 Kali Jatuh Dari Pohon Kelapa, Lagiyanto Kini Tergolek Lemah, Keluarga Mau Berobat Terkendala Dana

2 Kali Jatuh Dari Pohon Kelapa, Lagiyanto Kini Tergolek Lemah, Keluarga Mau Berobat Terkendala Dana

Featured Image

Lagiyanto warga Dusun Gumukrejo, Desa Udanuwuh, Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Semarang hanya bisa berbaring di kasur dalam rumah berdinding dari anyaman bambu.

Ia hanya bisa menggelengkan kepala saja, karena mulai dari lengan, kaki, tulang rusuk, tulang belikat serta leher patah akibat jatuh dari pohon dengan ketinggian sekitar tujuh meter.

Kejadian ini dideritanya mulai Agustus 2021 saat ia memanjat pohon untuk mencari buah lalu dijual.

Menurut istri Lagiyanto, Vevi Lidyaningsih, sudah dua kali Lagiyanto jatuh dari pohon, tapi saat jatuh yang kedua kondisinya lebih memperihatinkan.

“Yang pertama itu sebelum Lebaran 2021 memanjat pohon dengan ketinggian sekitar 12 meter, lalu jatuh lagi pada Agustus 2021 kemarin,” kata Vevi Lidyaningsih saat diwawancarai wartawan.

Setelah dinyatakan sembuh saat jatuh pertama, Lagiyanto sebenarnya sudah di wanti wanti istri serta dokter agar tidak memanjat pohon lagi.

“Saat itu setelah sembuh, saya sama dokter sudah mewanti wanti agar suami saya tidak memanjat pohon lagi kalau jatuh fatal akibatnya,” tambahnya.

Saat itu Lagiyanto memanjat pohon di Mojosongo Kabupaten Boyolali untuk mencari buah karena ia bekerja sebagai penebas buah.

“Saat jatuh yang kedua kalinya itu pas di Mojosongo Boyolali. Setelah jatuh, suami saya langsung dilarikan ke RS Boyolali dirujuk ke RS Solo. Dari RS Solo dirujuk lagi ke RS Sardjito Yogyakarta karena peralatannya yang lebih lengkap,” kata istri Lagiyanto.

Saat berada di RS Sardjito Yogyakarta, Lagiyanto mengalami koma selama 15 hari.

“Suami saya mengalami koma selama 15 hari saat di ruang ICU Rumah sakit,” paparnya.

Karena Lagiyanto merupakan tulang punggung keluarga dan sekarang hanya bisa terbaring di atas kasur, Vevi terpaksa mencari serabutan sana sini.

“Mau tidak mau ya cari serabutan sana sini,” ujarnya.

Vevi mengungkapkan biaya pengobatan suaminya terasa berat karena faktor ekonomi yang pas-pasan.

“Seharusnya rawat jalan ke RS Sardjito Yogyakarta, tapi semakin kesini pengeluarannya semakin banyak jadi saya putuskan untuk dirawat dirumah saja,” kata Vevi.

Kondisi Lagiyanto diperparah karena ia menderita penyakit ginjal juga.

“Kalau kambuh itu sampai kejang – kejang, lalu saya bawa ke Rumah sakit dan diberi obat dari dokter penghilang rasa sakit saja, kalau sudah stabil dibawa pulang lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Vevi berterima kasih kepada Kapolsek Kaliwungu Iptu Wardoyo yang selalu membantu keluarganya termasuk merawat Lagiyanto.

Iptu Wardoyo dalam satu minggu selalu menyempatkan untuk datang ke rumah Lagiyanto.
“Alhamdulillah setelah bertemu Pak Wardoyo, beliau banyak membantu termasuk merawat suami saya,” ungkapnya.

Dalam konfirmasi terpisah, Kapolsek Kaliwungu, Iptu Wardoyo mengungkapkan pihaknya tergerak untuk membantu Lagiyanto tanpa pamrih dan iklas serta tidak ada paksaan dari manapun.

“Apa yang bisa kita lakukan, kita coba bantu sebisa mungkin dan alhamdulillah sekarang kondisinya sudah membaik dan banyak perubahan,” kata Iptu Wardoyo kepada rasikafm.com.

Ia berharap agar Lagiyanto dapat pulih kembali seperti biasa.

“Paling tidak membantu meringankan, jadi bisa pulih kembali walaupun sudah banyak pen dibadan Lagiyanto,” tambahnya. (rief)

BACA JUGA :

Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Atur Strategi Tarik Minat Investor di Tengah Tak Menentunya Situasi Geopolitik Global
BPR Syariah Kedung Arto menggelar Balapan Mlayu 2026 di Lakers BSB City Semarang pada Minggu pagi, menghadirkan ribuan peserta dari berbagai kalangan. Ajang lari 3K dan 10K ini bertujuan mendorong gaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan, dilengkapi edukasi kesehatan, lomba kostum, serta hadiah menarik bagi peserta.
Balapan Mlayu 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Promosi Hidup Sehat di Semarang
Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis
Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melepas 901 calon jemaah haji di Ungaran pada Jumat (17/4/2026) untuk diberangkatkan ke Tanah Suci mulai 25 April dalam enam kloter. Mayoritas jemaah lansia, sehingga diminta saling membantu selama ibadah, sementara pemerintah memastikan pelayanan optimal bagi seluruh peserta.
901 Calhaj Kabupaten Semarang Dilepas, Mayoritas Lansia Siap Berangkat ke Tanah Suci

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal

INFOGRAFIS

TERKINI

Polsek Sidorejo memberikan pembinaan kepada 150 siswa SMK Muhammadiyah Salatiga pada Senin (20/4/2026) untuk mencegah tawuran, balap liar, dan konten negatif di media sosial. Kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi, edukasi kamtibmas, serta pembentukan Duta Kedisiplinan guna menciptakan pelajar yang tertib dan bertanggung jawab.
Humanis Namun Tegas. Cara Sarwoko Larang Knalpot Brong di SMK Muhammadiyah Salatiga
Polsek Sidorejo memberikan pembinaan kepada 150 siswa SMK Muhammadiyah Salatiga pada Senin (20/4/2026) untuk mencegah tawuran, balap liar, dan konten negatif di media sosial. Kegiatan ini dilakukan melalui...
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Atur Strategi Tarik Minat Investor di Tengah Tak Menentunya Situasi Geopolitik Global
Pemkab Semarang menegaskan iklim investasi tetap kondusif di tengah isu geopolitik pada April 2026 di Ungaran. Sekda Valeanto Soekendro menyebut minat investor masih tinggi, didukung langkah pemerintah...
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan meninjau Gebyar UMKM di rumah dinas wali kota, Sabtu (18/4/2026), untuk mendorong promosi produk lokal. Kegiatan bertema “Bersama PKK, UMKM Menyala” ini menghadirkan kuliner, kriya, dan seni tradisional sebagai upaya memperluas pasar serta memperkuat ekonomi kreatif masyarakat.
Gebyar UMKM Salatiga jadi Magnet Ekonomi dan Hiburan Rakyat
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan meninjau Gebyar UMKM di rumah dinas wali kota, Sabtu (18/4/2026), untuk mendorong promosi produk lokal. Kegiatan bertema “Bersama PKK, UMKM Menyala” ini menghadirkan kuliner,...
BPR Syariah Kedung Arto menggelar Balapan Mlayu 2026 di Lakers BSB City Semarang pada Minggu pagi, menghadirkan ribuan peserta dari berbagai kalangan. Ajang lari 3K dan 10K ini bertujuan mendorong gaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan, dilengkapi edukasi kesehatan, lomba kostum, serta hadiah menarik bagi peserta.
Balapan Mlayu 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Promosi Hidup Sehat di Semarang
BPR Syariah Kedung Arto menggelar Balapan Mlayu 2026 di Lakers BSB City Semarang pada Minggu pagi, menghadirkan ribuan peserta dari berbagai kalangan. Ajang lari 3K dan 10K ini bertujuan mendorong gaya...
Truk tronton bermuatan paket milik Shopee terbakar di Tol Solo–Semarang KM 450+100, Minggu (19/4/2026) pagi. Kebakaran dilaporkan pukul 05.45 WIB dan diduga berasal dari percikan api di bak truk. Damkar Salatiga bersama Damkar Semarang memadamkan api hingga pukul 08.12 WIB tanpa korban jiwa.
Truk Paket Shopee Terbakar di Tol Solo–Semarang, Damkar Salatiga Berjuang Padamkan Api
Truk tronton bermuatan paket milik Shopee terbakar di Tol Solo–Semarang KM 450+100, Minggu (19/4/2026) pagi. Kebakaran dilaporkan pukul 05.45 WIB dan diduga berasal dari percikan api di bak truk. Damkar...
Muat Lebih

POPULER

Forum PUSAKA Jawa Tengah membuka call for papers bagi akademisi, peneliti, dan masyarakat di Gedung Bank Indonesia Semarang pada Maret 2026 untuk merumuskan rekomendasi kebijakan ekonomi daerah, dengan pengiriman extended abstract 2.500 kata serta peluang publikasi di jurnal ilmiah bereputasi.
Forum PUSAKA Jateng 2026 Buka Call for Papers, Dorong Rekomendasi Kebijakan Ekonomi Daerah
Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis
Pembanggunan Exit Tol Pattimura Salatiga Segera Dilaksanakan, 10 Tahun Perjuangan Fadholi Berbuah Manis
Dugaan penganiayaan terhadap seorang wanita di Bandungan, Kabupaten Semarang, viral di media sosial pada Selasa (14/4/2026) setelah video kuasa hukum korban beredar. Peristiwa diduga terjadi di tempat karaoke saat korban dan terduga pelaku mabuk, namun polisi masih menunggu laporan resmi untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
Oknum DPRD Diduga Aniaya Wanita di Bandungan, Ketua Fraksi PPP: Bukan dari DPRD Kabupaten Semarang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved