URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah mencatat ribuan pelanggaran yang terekam oleh Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dari tanggal 13 Juni hingga 17 Juni 2022.

Mbak Google

KABAR RASIKA

5 Hari Berjalan, Polda Jateng Catat Ribuan Pelanggaran Saat Ops Patuh Candi 2022 Lewat ETLE

5 Hari Berjalan, Polda Jateng Catat Ribuan Pelanggaran Saat Ops Patuh Candi 2022 Lewat ETLE

5 Hari Berjalan, Polda Jateng Catat Ribuan Pelanggaran Saat Ops Patuh Candi 2022 Lewat ETLE

featured-img

SEMARANG – Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah mencatat ribuan pelanggaran yang terekam oleh Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dari tanggal 13 Juni hingga 17 Juni 2022.

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryo Nugroho menjelaskan bahwa laporan itu ia terima saat kegiatan harian ETLE Mobile dan ETLE Statis selama OPS Patuh 2022. Ia mengaku ada laporan harian penindakan sebanyak ribuan pelanggaran baik itu lewat ETLE Mobile atau ETLE Statis.

“Jumlah yang tercapture 34.677, jumlah validasi 29.621, jumlah cetak surat 29.055, jumlah konfirmasi 8.272, jumlah briva 7.805 dan untuk jumlah blokir 3,” ujarnya Senin (20/6/2022).

Disisi lain, dirinya mengatakan selama Operasi Patuh Candi 2022, petugas akam melakukan tindakan humanis dan lebih banyak sosialisasi tentang tertib berlalu lintas demi mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Berlalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

”Kita menitikberatkan pada kegiatan edukasi dan preventif. Kegiatan penegakan hukum selama Operasi Patuh Candi 2022 kita laksanakan melalui kegiatan elektronik dan kegiatan teguran simpatik,” jelasnya.

Agus menjelaskan, kasus pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran prioritas dalam Operasi Patuh Candi 2022 ini yaitu pengendara melawan arus, knalpot bising atau tidak sesuai standar. Untuk penindakan lainnya yaity pengemudi mobil pribadi memasang rotator yang tak sesuai peruntukan dan melanggar hukum hingga aksi balap liar serta kebut-kebutan.

”Ternyata juga masih banyak yang menggunakan handphone saat berkendara. Tidak menggunakan helm standart, tidak memakai sabuk pengaman dan berboncengan motor lebih dari 1 orang,” paparnya.

Dengan adanya operasi ini, oa mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tetap menaati peraturan berlalu lintas guna keselamatan diri sendiri dan orang lain.

“Semoga dengan ada operasi patuh ini menyelamatkan anak bangsa. Kami menghimbau semua pengguna jalan agar tertib berlalu lintas yang muncul dari diri sendiri. Karena lalu lintas ada cermin budaya bangsa,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting