KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

520 Ribu Warga Sudah di Vaksin, Pemkot Ajukan Vaksin Usia 17 Tahun

520 Ribu Warga Sudah di Vaksin, Pemkot Ajukan Vaksin Usia 17 Tahun

520 Ribu Warga Sudah di Vaksin, Pemkot Ajukan Vaksin Usia 17 Tahun

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat meninjau sentra vaksinasi yang berlokasi di Holy Stadium Kawasan Marina, Selasa (13/7/202).

RASIKAFM – Hingga Senin (12/7) sore Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mencatat sekitar 520 ribu warga Kota Semarang yang sudah melakukan vaksin pertama.

Hal itu diungkapkan oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat meninjau sentra vaksinasi yang berlokasi di Holy Stadium Kawasan Marina, Selasa (13/7/202). Apalagi, sebelumnya Pemkot Semarang dalam percepatan vaksinasi guna mendukung target Pemerintah Pusat dalam mewujudkan vaksinasi satu juta sasaran per hari.

Hendi sapaan akrab Wali Kota Semarang mengatakan, berdasarkan jumlah penduduk di Kota Semarang yaitu sekitar 1,6 juta. Namun, kata dia, jumlah itu baru mencapai sekitar 30 persen dari jumlah penduduk di Kota Semarang.

Bahkan, lanjutnya, pencapaian heard immunity di Kota Semarang sudah mencapai di angka 50 persen.

“Dengan kerja keras, saya rasa dalam waktu maksimal 2 bulan kita sudah mampu mencapai 70 persen sesuai target di kota Semarang,” kata Hendi saat meninjau sentra vaksinasi di Holy Stadium Kawasan Marina, Selasa (13/7/2021).

Ia menuturkan, jika semua orang sudah mendapatkan vaksin tersebut pihaknya mengharapkan agar dapat seperti piala Eropa yang lalu. Soalnya, lanjutnya, penduduk di sana antusias warganya untuk menonton piala Eropa nampak ramai di stadion tanpa masker.

Terkait itu, kata dia, hal itu menunjukkan vaksinasi di sana sudah masif dan sehingga boleh beraktivitas seperti normal kembali.

Hendi melanjutkan, artinya kalau di Kota Semarang atau Indonesia vaksinasinya sudah merata itu mengharapkan dapat memulai kehidupan new normal.

“Jadi itulah target dari pemerintah kepada kita semua yang harus kita penuhi agar kita bisa melakukan percepatan vaksinasi,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya pun dalam tahapan proses guna mempercepat vaksinasi di kalangan usia 17 tahun yang masih banyak belum mendapatkan vaksin.

“Kita juga menyasar berapa persen kecil untuk adik-adik kita yang ada di SMA untuk bisa dilakukan vaksin,” pungkasnya.

Kabar Terkini

POPULER

Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
[pekok2]