URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
‘Jeggboy & Girl’. Ojek online (Ojol) lokal Salatiga. Tahun ini ojek online tersebut mendapatkan apresiasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dalam ajang Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) masuk 20 besar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

6 Tahun Kehadiran Jeggboy Bangkitkan Geliat Perekonomian di Salatiga, Bawa Berkah Bagi Drivernya

6 Tahun Kehadiran Jeggboy Bangkitkan Geliat Perekonomian di Salatiga, Bawa Berkah Bagi Drivernya

6 Tahun Kehadiran Jeggboy Bangkitkan Geliat Perekonomian di Salatiga, Bawa Berkah Bagi Drivernya

Management Jeggboy berfoto bersama saat mengisi acara HUT Salatiga ke 1272 belum lama ini (Poto dok ist)
Management Jeggboy berfoto bersama saat mengisi acara HUT Salatiga ke 1272 belum lama ini (Poto dok ist)
featured-img

Maraknya transportasi ojek online di Indonesia membuat beberapa orang melihat peluang bisnis di sektor itu. Salah satunya adalah ‘Jeggboy & Girl’. Ojek online (Ojol) lokal Salatiga. Tahun ini ojek online tersebut mendapatkan apresiasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dalam ajang Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) masuk 20 besar.

Saat ditemui di Kantornya di Jalan Mangunsari Salatiga, Sri Sahono, Pengelola Jeggboy & Girl mengaku harus bersaing ketat dengan Ojol yang sudah punya nama besar. Segenap ide ia curahkan selama enam tahun. Diantaranya adalah memberikan pelayanan yang ojol lain tidak bisa atau memiliki nilai lebih. Seperti berbelanja di pasar tradisional, membeli makanan di pedagang kecil tradisional, dan servise handphone.

“Orderan yang unik banyak. Kalau musim nikahan banyak yang meminta untuk ditemani kondangan. Hampir tiap hari juga ada yang minta nangkapin entah tokek dan cicak di rumah. Kalau musim penghujan minta mindahin jemuran,” beber Sahono kepada media Senin (8/8/2022).

Kehadiran Jeggboy juga membawa berkah bagi sebagian drivernya yang kini diisi oleh anak muda di bawah 35 tahun. Mereka Bisa reques misalnya penumpang perempuan minta driver perempuan.

“SOP yang kami miliki ketat,” jelasnya.

Sahonoe saat diwawancarai Rasika FM

Saat ini Sahono mengaku ada sekitar 230 driver Jeggboy & Girl. Jumlah tersebut 30% adalah mahasiswa, untuk cari pekerjaan sampingan. Terkait order juga bisa melayani sampai ke pelosok. Selain itu tidak perlu menggunakan aplikasi. Karena Jeggboy & Girl bisa pesan melalui nomor center WhatsApp . Hal tersebut memudahkan masyarakat yang kurang tersentuh teknologi. Salah satunya adalah pedagang tradisional.

“Pasar tradisonal yang selama ini belum tersentuh teknologi, kita bisa melayani,” terang Sahono.

Terkait harga, tarifnya adalah Rp 10 Ribu untuk lima kilometer pertama. Terkesan lebih mahal dibanding ojol lain. Namun tidak ada kenaikan harga dari pedagang.

“Jadi jatuhnya malah lebih murah,” akunya.

Kedepannya, Sahono mengaku akan invasi ke daerah lain. Utamanya adalah sekitar Salatiga. Seperti Kabupaten Semarang dan Boyolali. Boyolali menurutnya menjadi tetap yang sangat berpotensi untuk mulai merambah ke daerah lain.

BACA JUGA :

Satresnarkoba Polres Salatiga mengamankan HM (28) di kawasan Mangunsari, Sidomukti, Sabtu (15/8/2026), setelah menerima informasi dugaan transaksi obat keras. Polisi menemukan 2.370 tablet putih berlogo “Y”, telepon genggam, dan plastik klip. HM diduga berperan sebagai pengedar dan kini menjalani penyidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Satresnarkoba Polres Salatiga Tangkap Pengedar 2.370 Pil Yarindu, Tersangka Terancam 12 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved