URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rest Area Pendapa KM 456 di ruas tol Salatiga mulai dipadati pemudik yang ingin melepas penat setelah berjam-jam berkendara.

Mbak Google

KABAR RASIKA

7000 Lebih Kendaraan Pemudik Melintas di Rest Area Pendopo KM 456 Rabu Malam

7000 Lebih Kendaraan Pemudik Melintas di Rest Area Pendopo KM 456 Rabu Malam

7000 Lebih Kendaraan Pemudik Melintas di Rest Area Pendopo KM 456 Rabu Malam

Kondisi Rest Area Pendapa KM 456 di ruas tol Salatiga mulai dipadati pemudik yang ingin melepas penat setelah berjam-jam berkendara.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Rest Area Pendapa KM 456 di ruas tol Salatiga mulai dipadati pemudik yang ingin melepas penat setelah berjam-jam berkendara.

Bahkan data menyebut, sejak rabu siang sudah lebih dari 6.000 kendaraan yang masuk Rest Area KM 456. Jumlah itu meningkat tiga kali lipat dibandingkan hari biasa, di mana hanya ada sekitar 2.000 kendaraan yang masuk.

“Dan peningkatan pemudik diperkirakan akan terus bertambah dari malam ini hingga besok,” terang Property Management Head Resta Pendopo KM 456, Raymond Aditya Rabu (19/4/2023) sore.

Pantauan wartawan di Rest Area Pendapa KM 456 Salatiga baik A maupun B terlihat padat pemudik dari arah Semarang maupun Solo, Rabu (19/4/2023) siang. Sampai H-3 lebaran ini tercatat lebih dari 6.000 kendaraan memasuki rest area di ruas Tol Semarang-Solo tersebut.

Bahkan sejumlah pemudik yang baru masuk rest area mengantre untuk mendapatkan tempat parkir. Sempat terjadi kemacetan di depan pintu masuk rest area. Namun tidak berselang lama lancar kembali. Kondisi Tol Semarang-Solo juga terlihat lancar di kedua jalur.

Sedangkan di Rest Area Pendopo 456 juga dipadati oleh para pemudik yamg tengah beristirahat. Dalam pendapa itu terdapat beberapa gerai makanan dan tempat perbelanjaan.

“Kondisi Resta [rest areaa] 456 dalam menghadapi arus mudik ini terjadi lonjakan pemudik yang signifikan dari tanggal 17 dan 18 April lalu, ” tambah Raymond Aditya Rabu.

Pihaknya juga menyediakan tempat parkir yang memiliki kapasitas 150 kendaraan. Dan jika terjadi kepadatan ataupun kapasitas penuh akan diberlakukan buka tutup jalur. “Kita juga menambah petugas parkir atau security yang yang akan membantu para pemudik untuk mengatur parkir. Terutama menuju ke SPBU, ” jelasnya.

Raymond menyebutkan para pemudik diberi waktu selama 30 menit. Baik digunakan untuk beristirahat ataupun menikmati fasilitas yang ada di rest area. Pihaknya juga memiliki public announcement untuk mengimbau para pemudik dan memberikan informasi-informasi terkini.

“Jadi ketika rest area sudah penuh dan kapasitasnya sudah penuh kita imbau teman-teman pemudik jika ingin mengisi BBM bisa di Exit Tol Tingkir Salatiga,” jelasnya.

Fasilitas-fasilitas tambahan yang ada di Rest Area KM 456 juga dirasa lengkap mulai dari pos kesehatan yamg menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis hingga refreshment point seperti penyediaan kursi pijat. Selain itu juga terdapat bengkel-bengkel siaga 24 jam yang bekerja sama dengan para stakeholder.

Caption

BACA JUGA :

Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved