URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
880 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Semarang akan diberangkatkan pada tahun 2023, termasuk 531 orang lansia dan 35 orang yang membutuhkan kursi roda dan alat bantu jalan. Bupati Semarang, Ngesti Nugraha juga berharap para pendamping dan CJH yang masih muda dan sehat dapat memberikan perhatian lebih kepada para lansia.

Mbak Google

KABAR RASIKA

880 CJH Asal Kabupaten Semarang Akan Diberangkatkan Tahun Ini, Didominasi Lansia

880 CJH Asal Kabupaten Semarang Akan Diberangkatkan Tahun Ini, Didominasi Lansia

880 CJH Asal Kabupaten Semarang Akan Diberangkatkan Tahun Ini, Didominasi Lansia

CJH lansia asal Kabupaten Semarang melaksanakan manasik haji dan mendapatkan pembekalan di Aula Masjid Al Mabrur, Ungaran, belum lama ini.

(Foto/IST)

CJH lansia asal Kabupaten Semarang melaksanakan manasik haji dan mendapatkan pembekalan di Aula Masjid Al Mabrur, Ungaran, belum lama ini.
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Sebanyak 880 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Semarang akan diberangkatkan pada tahun 2023 ini. Angka itu diambil dari calon haji tunda 2020, tunda 2022, urut porsi dan prioritas lansia.

Berdasarkan keterangan Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Semarang Titik Halimah dari keseluruhan jumlah tersebut, 531 orang diantaranya lanjut usia (lansia) atau di atas 60 tahun.

“Dari CJH lansia itu, ada 35 orang yang memiliki keterbasan bergerak sehingga menggunakan kursi roda dan alat bantu jalan,” ujarnya saat dikonfirmasi di Ungaran, Kamis (11/5/2023).

Atas hal tersebut, para pendamping akan bekerja keras membantu mereka menjalankan rangkaian ibadah haji di tanah suci. Sehingga tahun ini akan menjadi rombongan haji yang ramah lansia.

“Tujuannya agar mereka nantinya dapat lebih mandiri dan mampu menjalankan ibadah haji sesuai syariat dan ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Titik menambahkan, sampai dengan batas akhir pelunasan biaya penyeleggaraan ibadah haji (BPIH) pada 8 Mei 2023 lalu, sebanyak 765 calon haji telah melunasi pembayaran. Pelunasan BPIH itu diperpanjang sampai 12 Mei 2023.

“Diharapkan para CJH cadangan dapat berangkat semua,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha berharap para pendamping CJH termasuk petugas kesehatan dapat memberikan perhatian lebih kepada para lansia.

“Para CJH yang masih muda dan berfisik sehat juga diimbau membantu mereka. Jangan hanya memikirkan diri sendiri,” pesannya. (win)

BACA JUGA :

BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Semarang menurun menjadi 35 kasus pada semester pertama 2026 setelah sebelumnya terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. DP3AKB Kabupaten Semarang menyampaikan penurunan tersebut saat peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026), sembari menegaskan perlindungan anak berkebutuhan khusus tetap diprioritaskan melalui pendampingan korban, pencegahan perundungan, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan rencana beasiswa bagi 1.682 anak inklusi pada 2027.
Hari Anak Nasional, DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel, Pemkab Perkuat Perlindungan Anak Inklusi
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi