KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Hujan Deras, Jembatan Tua Penghubung 2 Kecamatan di Salatiga Ambrol

Hujan Deras, Jembatan Tua Penghubung 2 Kecamatan di Salatiga Ambrol

Hujan Deras, Jembatan Tua Penghubung 2 Kecamatan di Salatiga Ambrol

Jembatan di Jalan Salak Winong, Kelurahan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, ambrol akibat gerusan hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Jembatan yang membentang di tebing setinggi 10 meter ini menghubungkan wilayah Banyuputih Barat, Kelurahan Sidorejo Lor, dengan Winong, Kecandran.
FOTO DOK IST
Jembatan Winong di Kelurahan Kecandran Sidomukti Kota Salatiga ambrol, Kamis (20/2/2025)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Jembatan yang terletak di Jalan Salak Winong Kelurahan Kecandran Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga, ambrol. Jembatan sepanjang kurang lebih 15 meter dengan lebar tiga meter tersebut membentang di tebing setinggi 10 meter, menghubungkan wilayah Banyuputih Barat Kelurahan Sidorejo Lor Kecamatan Sidorejo dengan Winong Kecandran Kecamatan Sidomukti.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Salatiga Roy Anjar Miftahul Umami, mengatakan jembatan tersebut ambrol pada Kamis (20/2/2025) sekira pukul 17.00 WIB.

“Diduga penyebab ambrolnya jembatan tersebut karena gerusan akibat hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari ini,” ujarnya.

“Jembatan tersebut ambrol pada saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi di lokasi. Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian atas kejadian ini masih dalam tahap inventarisir,” kata Roy Anjar. Roy mengatakan, dari informasi warga setempat diketahui usia jembatan sudah tua dan kemungkinan konstruksi dari jembatan sudah rapuh.

Dengan kondisi tersebut, kata Roy, dibutuhkan penanganan lebih lanjut. “Diperlukan pemberian rambu pengalihan arus lalu lintas dan penutupan akses jalan dari kedua sisi, menutup jalan dengan barrier serta melakukan sosialisasi agar warga menjaga keselamatan dan menjauhi area yang berbahaya,” ujarnya.

Sementara petugas SPKT Polsek Sidomukti Polres Salatiga Aiptu Jatmiko mengatakan, setelah jempatan ambrol maka askes jalan ditutup total karena tak bisa dilalui. “Karena itu kami imbau warga untuk sementara mencari jalan alternatif untuk beraktivitas,” ungkapnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, secara materiil, jembatan sepanjang 40 meter yang menghubungkan Dusun Winong, Kelurahan Kecandran, dengan Dusun Banyu Putih, Kelurahan Sidorejo Lor, mengalami kerusakan total.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Kota Salatiga, Syahdhani Onang Prastowo, langsung meninjau lokasi kejadian setelah menerima laporan dari Kelurahan Kecandran.

Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Kota Salatiga, Rafael Laksamana Djatmiko mengatakan, Komisi C bersama dinas terkait akan segera mengambil langkah untuk menyikapi robohnya jembatan penghubung antara Banyuputih dan Dusun Winong tersebut.

Lebih lanjut Rafael berharap, sebelum diperbaiki, akses menuju jalan tersebut ada pengamanan bagi para pengguna jalan.

“Kami akan mendorong untuk dilakukan pengamanan agar tidak mengakibatkan musibah bagi pengguna jalan,” pungkasnya.

Penampakan Jembatan Winong yang ambrol
Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang