KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ogah Demo, Pengemudi Ojol Salatiga Pilih Doa Bersama di Lapangan Pancasila

Ogah Demo, Pengemudi Ojol Salatiga Pilih Doa Bersama di Lapangan Pancasila

Ogah Demo, Pengemudi Ojol Salatiga Pilih Doa Bersama di Lapangan Pancasila

Ratusan pengemudi ojek online menggelar aksi damai di Lapangan Pancasila, depan Mapolres Salatiga, Jumat (29/8/2025). Aksi ini dilakukan untuk menuntut keadilan atas meninggalnya Affan Kurniawan. Dengan doa bersama dan dialog, mereka meminta polisi mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan hingga jelas siapa yang bertanggung jawab.
Foto Arief Rasika
Suasana aksi damai pengemudi ojol Kota Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ratusan pengemudi ojol memilih untuk melakukan aksi damai di Lapangan Pancasila atau depan Mapolres Salatiga pada Jumat (29/2025). Aksi mereka sebagai bentuk solidaritas atas meninggalnya Affan Kurniawan pengemudi ojek online (ojol).

Aksi tersebut berjalan dengan damai. Para pengemudi ojol dengan tertib menyuarakan aspirasinya untuk menuntut pihak kepolisian memproses hukum para pelaku yang melindas Affan Kurniawan. Aksi yang digelar singkat itu dilakukan dengan dialog dan doa bersama yang juga dihadiri oleh Kapolres Salatiga. [custom-related-posts title=”Kabar terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Perwakilan aksi damai, Aji, mengaku aksi gabungan pengemudi ojol di Salatiga ini merupakan bentuk solidaritas sesama pengemudi ojol terhadap Affan Kurniawan yang meninggal dalam insiden dengan mobil rantis Brimob saat demo di Jakarta.

“Di sini kita menuntut komitmen dari Polres untuk menyusut tuntas kasus ini dan tidak menjadi abu-abu. Sampai berakhirnya aksi ini berakhir dengan aman dan kondusif,” kata Aji di sela acara aksi damai, Jumat (29/8/2025).

Diakuinya, pihaknya akan menggelar aksi serupa secara berkesinambungan. Pihaknya akan ikut memantau kasus tersebut sehingga nantinya kasus kematian Affan Kurniawan menjadi terang benderang.

“Komitmen kita akan kita tuntun sampai menemukan titik jelas, siapa yang bersalah dalam kasus ini,” kata Aji.

Sementara itu, Kapolres Salatiga AKBP Veronica mengapresiasi aksi damai yang dilakukan oleh para pengemudi ojol di Kota Salatiga. Pihaknya mengaku juga merasa turut berdukacita atas meninggalnya seorang pengemudi ojol Affan Kurniawan.

“Nanti kita menunggu hasil [penyelidikan] dari pusat. Karena lokusnya terjadi di Jakarta. Kita menunggu hasil dari pusat. Karena pimpinan teratas Kapolri juga sudah berkomitmen untuk transparansi dalam hal ini,” kata Kapolres.

– Suasana aksi damai oleh ratusan ojol Salatiga
– Aji saat diwaawancarai Rasika

Leave a Comment

Leave a Comment

Leave a Comment

Leave a Comment

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang