KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Belum Muncul Besaran, Dewan Pengupahan Salatiga Godok Usulan UMK 2026

Belum Muncul Besaran, Dewan Pengupahan Salatiga Godok Usulan UMK 2026

Belum Muncul Besaran, Dewan Pengupahan Salatiga Godok Usulan UMK 2026

Ilustrasi

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dewan pengupahan Kota Salatiga saat ini sedang melakukan pembahasan usulan Upah Minimum Kota (UMK) Salatiga tahun 2026. Targetnya pengajuan usulan UMK ke Gubernur Jawa Tengah dapat dilakukan pada akhir November 2025, sesuai jadwal nasional penetapan upah minimum.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Salatiga Agung Hindratmiko menyampaikan, proses pembahasan saat ini masih dalam tahap pengumpulan data dan koordinasi awal di internal dewan.

“Proses pembahasan UMK Salatiga tahun 2026 masih dalam tahap pengumpulan data dan koordinasi awal. Kami masih menunggu rilis resmi data makro dari pemerintah pusat seperti pertumbuhan ekonomi dan inflasi,” terang Agung, Selasa (7/10/2025).

Dijelaskan, kedua data tersebut menjadi acuan utama dalam perhitungan upah minimum sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 51 Tahun 2023 tentang Pengupahan. Hingga kini belum ada angka resmi yang diusulkan oleh Dewan Pengupahan Kota.

“Penetapan besaran UMK masih menunggu hasil rapat pleno setelah seluruh data dan masukan dari unsur pekerja dan pengusaha terkumpul,” katanya.

Agung menyebut pembahasan UMK dilakukan melalui mekanisme tripartit, yang melibatkan unsur pemerintah, serikat pekerja, dan asosiasi pengusaha. Forum ini menjadi wadah penyampaian aspirasi dari seluruh pihak agar keputusan yang diambil berimbang.

“Target kami, akhir November sudah bisa diajukan ke Gubernur Jawa Tengah, sehingga bisa ditetapkan sebelum 1 Januari 2026,” jelasnya.

Dia menyatakan, Pemerintah Kota Salatiga berkomitmen menjaga keseimbangan antara kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan dunia usaha. “Dialog sosial yang terbuka dan berbasis data menjadi kunci agar keputusan UMK bisa diterima semua pihak,” tandasnya.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Aisha Sofia Azzahra terpilih sebagai ketua pertama Forum Komunikasi OSIS SMP Kota Salatiga dalam musyawarah di Gedung DPRD Salatiga, Senin (2/11/2026). Kepengurusan yang dibentuk bersama Masyarakat Vokasi Indonesia (MAVI) tersebut menyiapkan program Salatiga Saling Jaga untuk mencegah perundungan dan mengenalkan jalur pelaporan yang aman bagi siswa.
Aisha Pimpin Forum OSIS SMP Salatiga, Usung Program Pencegahan Perundungan
[pekok2]