KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ambarawa Digagas Jadi Sentra Batik Patron

Ambarawa Digagas Jadi Sentra Batik Patron

Ambarawa Digagas Jadi Sentra Batik Patron

Batik sebagai salah satu warisan leluhur nusantara. (Foto/win)

UNGARAN – Kota Palagan Ambarawa ternyata memiliki warisan leluhur berupa Batik Patron. Batik bercorak klasik dengan dominasi warna sogan coklat yang telah lama diproduksi pada masa penjajahan Belanda itu pernah hilang dari Bumi Serasi.
Namun saat ini Batik Patron telah kembali dan diproduksi masal. Ketua Perempuan Berkebaya Indonesia Ambarawa (PBIA) Diana Satyarini mengatakan, Batik Patron merupakan batik asli Ambarawa yang telah ada sejak ratusan tahun silam. Oleh karena itu, saatnya kembali lagi mengenalkan batik itu kepada generasi sekarang agar tetap lestari. Salah satu caranya adalah dengan memproduksi secara masal dan membuat galeri Batik Patron.
Ia memiliki ide untuk menjadikan Ambarawa sebagai sentra Batik Patron dan ada galeri di sana. Harapannya, seluruh pihak terkait dapat memberikan dukungan untuk mewujudkannya.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Semarang Peni Ngesti Nugraha berharap agar Batik Patron tetap lestari dengan produksi masal. Dengan demikian, perajin batik diharapkan bisa lebih sejahtera. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]