URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tinjau Vaksin di Cilacap, Jokowi Bagikan Kaos, Ganjar Kasih Roti

Tinjau Vaksin di Cilacap, Jokowi Bagikan Kaos, Ganjar Kasih Roti

Tinjau Vaksin di Cilacap, Jokowi Bagikan Kaos, Ganjar Kasih Roti

featured-img

CILACAP – Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo begitu dielu-elukan ratusan masyarakat Desa Sentolokawat Kabupaten Cilacap. Saat berkunjung ke desa yang menjadi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) itu untuk mengecek vaksinasi door to door, nama Jokowi dan Ganjar menggema karena selalu diteriakkan oleh warga yang ada di sana.

“Pak Jokowi, Pak Ganjar. Minta foto dong pak. Pak Ganjar mampir pak,” teriak warga yang sejak pagi menunggu kedatangan keduanya itu.

“Sudah divaksin belum bu? Sakit tidak? Sehat-sehat ya, jaga terus protokol kesehatan. Pakai masker terus ya. Jaraknya berapa meter hayo?,” sapa Ganjar pada warga.

Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan Ganjar yang mengenakan batik lengan panjang nampak ramah menyapa warga dengan melambaikan tangan. Keduanya sempat mengajak ngobrol beberapa warga dan bercanda dari jarak jauh. Namun karena saking antiusiasnya, warga nekat merangsek untuk mendekat dan berfoto bersama Jokowi dan Ganjar.

“Wah ganteng banget ya pak Ganjar. Gagah. Pak Jokowi juga ganteng,” bisik ibu-ibu yang ada di sana.

Jokowi yang dijaga ketat Paspampres bisa dengan mudah lolos dari kerumunan massa. Namun tidak dengan Ganjar. Ia tampak kesulitan saat warga merangsek dan minta foto bersama. Saking antusiasnya warga, Ganjar sampai kesulitan berjalan dan dibantu oleh petugas keamanan di sana.

“Ayo jangan dekat-dekat, fotonya jarak jauh saja. Ayo gek ndang dicekrek (cepat difoto),” canda Ganjar pada warga yang berebut berfoto dengannya.

Sejak awal kedatangan sampai selesai acara, Jokowi dan Ganjar selalu dikejar-kejar warga. Bahkan saat masuk ke mobil, Jokowi tetap dikejar warga yang ingin ngobrol atau minta foto. Dalam kesempatan itu, Jokowi nampak membagi-bagikan kaos pada masyarakat di sana.

Usai mobil yang ditumpangi Jokowi berjalan, giliran mobil yang ditumpangi Ganjar yang didatangi masyarakat. Mereka memanggil-manggil nama Ganjar sambil membawa hanphone. Ganjar kemudian membuka kaca jendela mobil dan melambaikan tangan.

Tak hanya itu, Ganjar juga membagi-bagikan roti yang ada di dalam mobil yang ditumpanginya itu. Selain itu, ada juga buah-buahan yang merupakan jatah perjalanan Ganjar selama di Cilacap. Sejumlah pejabat yang ada di mobil Ganjar pun memberikan jatah rotinya ke Ganjar untuk diberikan pada masyarakat.

“Alhamdulillah dapat roti dari pak Ganjar. Senang sekali rasanya. Bisa ketemu saja sudah alhamdulillah, apalagi ditambah roti,” kata salah satu warga, Thoilah.

Thoilah mengatakan sangat senang desanya didatangi Jokowi dan Ganjar. Apalagi, keduanya datang untuk memberikan program vaksinasi pada masyarakat dan memberikan bantuan sembako.

“Senang pokoknya. Bangga sekali didatangi pak Jokowi dan pak Ganjar. Mudah-mudahan keduanya sehat dan bisa memimpin masyarakat menjadi lebih baik,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved