KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tinjau Vaksin di Cilacap, Jokowi Bagikan Kaos, Ganjar Kasih Roti

Tinjau Vaksin di Cilacap, Jokowi Bagikan Kaos, Ganjar Kasih Roti

Tinjau Vaksin di Cilacap, Jokowi Bagikan Kaos, Ganjar Kasih Roti

CILACAP – Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo begitu dielu-elukan ratusan masyarakat Desa Sentolokawat Kabupaten Cilacap. Saat berkunjung ke desa yang menjadi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) itu untuk mengecek vaksinasi door to door, nama Jokowi dan Ganjar menggema karena selalu diteriakkan oleh warga yang ada di sana.

“Pak Jokowi, Pak Ganjar. Minta foto dong pak. Pak Ganjar mampir pak,” teriak warga yang sejak pagi menunggu kedatangan keduanya itu.

“Sudah divaksin belum bu? Sakit tidak? Sehat-sehat ya, jaga terus protokol kesehatan. Pakai masker terus ya. Jaraknya berapa meter hayo?,” sapa Ganjar pada warga.

Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan Ganjar yang mengenakan batik lengan panjang nampak ramah menyapa warga dengan melambaikan tangan. Keduanya sempat mengajak ngobrol beberapa warga dan bercanda dari jarak jauh. Namun karena saking antiusiasnya, warga nekat merangsek untuk mendekat dan berfoto bersama Jokowi dan Ganjar.

“Wah ganteng banget ya pak Ganjar. Gagah. Pak Jokowi juga ganteng,” bisik ibu-ibu yang ada di sana.

Jokowi yang dijaga ketat Paspampres bisa dengan mudah lolos dari kerumunan massa. Namun tidak dengan Ganjar. Ia tampak kesulitan saat warga merangsek dan minta foto bersama. Saking antusiasnya warga, Ganjar sampai kesulitan berjalan dan dibantu oleh petugas keamanan di sana.

“Ayo jangan dekat-dekat, fotonya jarak jauh saja. Ayo gek ndang dicekrek (cepat difoto),” canda Ganjar pada warga yang berebut berfoto dengannya.

Sejak awal kedatangan sampai selesai acara, Jokowi dan Ganjar selalu dikejar-kejar warga. Bahkan saat masuk ke mobil, Jokowi tetap dikejar warga yang ingin ngobrol atau minta foto. Dalam kesempatan itu, Jokowi nampak membagi-bagikan kaos pada masyarakat di sana.

Usai mobil yang ditumpangi Jokowi berjalan, giliran mobil yang ditumpangi Ganjar yang didatangi masyarakat. Mereka memanggil-manggil nama Ganjar sambil membawa hanphone. Ganjar kemudian membuka kaca jendela mobil dan melambaikan tangan.

Tak hanya itu, Ganjar juga membagi-bagikan roti yang ada di dalam mobil yang ditumpanginya itu. Selain itu, ada juga buah-buahan yang merupakan jatah perjalanan Ganjar selama di Cilacap. Sejumlah pejabat yang ada di mobil Ganjar pun memberikan jatah rotinya ke Ganjar untuk diberikan pada masyarakat.

“Alhamdulillah dapat roti dari pak Ganjar. Senang sekali rasanya. Bisa ketemu saja sudah alhamdulillah, apalagi ditambah roti,” kata salah satu warga, Thoilah.

Thoilah mengatakan sangat senang desanya didatangi Jokowi dan Ganjar. Apalagi, keduanya datang untuk memberikan program vaksinasi pada masyarakat dan memberikan bantuan sembako.

“Senang pokoknya. Bangga sekali didatangi pak Jokowi dan pak Ganjar. Mudah-mudahan keduanya sehat dan bisa memimpin masyarakat menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]