URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
RSU Puri Asih Salatiga meresmikan layanan fertilitas yang bekerjasama dengan Klinik Fertilitas Indonesia, bahkan masyarakat Salatiga kini tidak perlu pergi jauh untuk melakukan program kehamilan seperti inseminasi buatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Inseminasi Buatan Merupakan Salah Satu Solusi Untuk Mendapatkan Buah Hati

Inseminasi Buatan Merupakan Salah Satu Solusi Untuk Mendapatkan Buah Hati

Inseminasi Buatan Merupakan Salah Satu Solusi Untuk Mendapatkan Buah Hati

featured-img

RSU Puri Asih Salatiga meresmikan layanan fertilitas yang bekerjasama dengan Klinik Fertilitas Indonesia, bahkan masyarakat Salatiga kini tidak perlu pergi jauh untuk melakukan program kehamilan seperti inseminasi buatan. Selain tindakan inseminasi buatan atau IUI di Klinik Fertilitas Indonesia yang bekerjasama dengan RSU Puri Asih Salatiga juga bisa melakukan pemeriksaan analisa sperma dan tentunya konsultasi program kehamilan.

“Infertilitas adalah pasangan suami istri usia subur dengan rutinitas berhubungan minimal 3 kali seminggu tanpa menggunakan kontrasepsi selama satu tahun tetapi masih belum mendapatkan kehamilan” terang dr. Zaki Hetami, Sp.OG klinisi dari RS Puri Asih. Kamis 28 oktober 21.

Salah satu dari program kehamilan adalah Inseminasi buatan, inseminasi buatan atau Intrauterine Insemination (IUI) merupakan program kehamilan dengan metode mendekatkan sperma (yang sudah melalui proses washing sperm) dengan sel telur secara natural di dalam rahim. Tujuannya yakni meningkatkan jumlah sperma yang berhasil sampai di tuba falopi. Dengan begitu, metode ini diharapkan mampu meningkatkan kesempatan sel telur untuk dibuahi sperma.

dr. Zaki Hetami, Sp.OG menjelaskan “Faktor yang mempengaruhi keberhasilan program kehamilan antara lain kualitas sperma suami, usia istri, kondisi status genetalia istri”.

Sudah 56 fasilitas kesehatan yang menjalin kerjasama dengan Klinik Fertilitas Indonesia, sementara itu di RSU Puri Asih merupakan pembukaan Klinik Fertilitas Indonesia yang ke-23. Klinik Fertilitas Indonesia selain berdiri di Salatiga, ada di kota besar lainnya seperti Palembang, Solo, Sragen, Jakarta, Serang, Lampung, Samarinda dan kota-kota lainnya. Akan segera menyusul di kota-kota besar yang ada di Indonesia.

“Seluruh cabang Klinik Fertilitas Indonesia termasuk RSU Puri Asih Salatiga didukung penuh oleh Klinik Fertilitas Indonesia dalam hal kompetensi tenaga kesehatan dan juga segi pemasarannya. Tujuan kami bekerjasama dengan RSU Puri Asih Salatiga untuk membantu pasangan suami istri di Salatiga dan sekitarnya yang kesulitan mendapatkan buah hati, harapan kami dengan hadirnya kami di RSU Puri Asih Salatiga masyarakat Salatiga tidak perlu ke luar kota untuk mendapatkan layanan program kehamilan” ujar Sigit sebagai Regional Business Operation Manager Klinik Fertilitas Indonesia, Kamis (28/10/2021).

“Dengan hadirnya layanan fertilitas di RSU Puri Asih Salatiga yang bekerjasama dengan Morula Indonesia merupakan salah satu usaha berkembang dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga apabila masyarakat Salatiga dan sekitarnya yang ingin melakukan program kehamilan seperti inseminasi buatan tidak perlu jauh-jauh mencari di kota lain”, tambah dr. Hidayat Direktur RSU Puri Asih Salatiga, (rief)

BACA JUGA :

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor dari Belgia. Kegiatan yang bekerja sama dengan LP2M UIN Salatiga tersebut melibatkan murid dari sejumlah sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah melalui pembelajaran berbasis STEM.
Perluas Pengalaman Belajar Siswa, SMA Sainstek Salatiga Hadirkan Profesor dari Belgia
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Lawan Jebakan Pinjol dengan Solusi 3M dan Penguatan Ekonomi Akar Rumput
Lawan Jebakan Pinjol dengan Solusi 3M dan Penguatan Ekonomi Akar Rumput
Satresnarkoba Polres Salatiga mengamankan HM (28) di kawasan Mangunsari, Sidomukti, Sabtu (15/8/2026), setelah menerima informasi dugaan transaksi obat keras. Polisi menemukan 2.370 tablet putih berlogo “Y”, telepon genggam, dan plastik klip. HM diduga berperan sebagai pengedar dan kini menjalani penyidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Satresnarkoba Polres Salatiga Tangkap Pengedar 2.370 Pil Yarindu, Tersangka Terancam 12 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved