URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
“Semua yang hadir pada hari ini selalu yang pertama mengikuti info BMKG, memantau terus menerus kondisi cuaca, wabil khusus yang ada di Banjarnegara ini. Semuanya berkumpul tumplek blek untuk kita siaga semuanya,” ucap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Di Bawah Guyuran Hujan, Ganjar Apel Siap Siaga Bencana

Di Bawah Guyuran Hujan, Ganjar Apel Siap Siaga Bencana

Di Bawah Guyuran Hujan, Ganjar Apel Siap Siaga Bencana

featured-img

BANJARNEGARA – Hujan intensitas sedang sudah turun ketika Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tiba di Lapangan Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Kamis (18/11). Ganjar dijadwalkan memimpin apel kesiapsiagaan bencana Kabupaten Banjarnegara.

Ganjar langsung mengambil posisi untuk menjadi pimpinan apel di tengah lapangan. Mengenakan rompi dan topi oranye bertuliskan BPBD, Ganjar membiarkan pakaiannya kuyup.

“Bapak ibu yang sangat saya hormati, seperti laporan komandan upacara tadi, hujan inilah yang membawa rezeki, hujan inilah yang membikin kita juga harus hati-hati,” ucap Ganjar mengawali sambutannya.

Ganjar mengatakan hujan yang turun saat ini menjadi momen untuk merasakan. Bagaimana kesiapsiagaan dan bagaimana seluruh yang hadir adalah orang-orang yang siaga dan tangguh.

“Semua yang hadir pada hari ini selalu yang pertama mengikuti info BMKG, memantau terus menerus kondisi cuaca, wabil khusus yang ada di Banjarnegara ini. Semuanya berkumpul tumplek blek untuk kita siaga semuanya,” kata Ganjar.

Ganjar menyampaikan apresiasinya kepada seluruh komponen mulai dari TNI Polri, hingga relawan yang selalu ada di tengah masyarakat untuk membantu

“ini sesuatu yang penting, dimana masyarakat butuh kehadiran panjenengan, mulai dari informasi yang kita tangkap setiap hari seperti apa perkembangannya,” tutur Ganjar tak menghiraukan hujan yang makin deras.

Dalam sambutannya, Ganjar juga meminta seluruh komponen mulai dari Dinsos, Kemensos, PMI, relawan dan lainnya untuk selalu memastikan peralatan berjalan dan berfungsi dengan baik.

“Dan sosialisasi menurut saya menjadi suatu yang sangat penting. Alatnya berfungsi, sosialisasi terjadi, peta bencana dimiliki, cuaca yang ada tiap hari bisa kita pantau, maka kesiapsiagaan itu bisa kita laksanakan insyaallah,” ujar Ganjar.

Ditemui usai apel, Ganjar menegaskan kesiapsiagaan di Banjarnegara sudah maksimal. Para petugas dan relawan saat ini juga telah disiagakan di wilayah atas Banjarnegara atau yang rawan bencana.

“Bahkan ini sudah ada yang jalan karena ada longsor di Beji. Kita semua membackup, tinggal interaksi dengan masyarakat dalam bentu sosialisasi agar mereka semua siap,” tandasnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara