KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Di Bawah Guyuran Hujan, Ganjar Apel Siap Siaga Bencana

Di Bawah Guyuran Hujan, Ganjar Apel Siap Siaga Bencana

Di Bawah Guyuran Hujan, Ganjar Apel Siap Siaga Bencana

BANJARNEGARA – Hujan intensitas sedang sudah turun ketika Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tiba di Lapangan Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Kamis (18/11). Ganjar dijadwalkan memimpin apel kesiapsiagaan bencana Kabupaten Banjarnegara.

Ganjar langsung mengambil posisi untuk menjadi pimpinan apel di tengah lapangan. Mengenakan rompi dan topi oranye bertuliskan BPBD, Ganjar membiarkan pakaiannya kuyup.

“Bapak ibu yang sangat saya hormati, seperti laporan komandan upacara tadi, hujan inilah yang membawa rezeki, hujan inilah yang membikin kita juga harus hati-hati,” ucap Ganjar mengawali sambutannya.

Ganjar mengatakan hujan yang turun saat ini menjadi momen untuk merasakan. Bagaimana kesiapsiagaan dan bagaimana seluruh yang hadir adalah orang-orang yang siaga dan tangguh.

“Semua yang hadir pada hari ini selalu yang pertama mengikuti info BMKG, memantau terus menerus kondisi cuaca, wabil khusus yang ada di Banjarnegara ini. Semuanya berkumpul tumplek blek untuk kita siaga semuanya,” kata Ganjar.

Ganjar menyampaikan apresiasinya kepada seluruh komponen mulai dari TNI Polri, hingga relawan yang selalu ada di tengah masyarakat untuk membantu

“ini sesuatu yang penting, dimana masyarakat butuh kehadiran panjenengan, mulai dari informasi yang kita tangkap setiap hari seperti apa perkembangannya,” tutur Ganjar tak menghiraukan hujan yang makin deras.

Dalam sambutannya, Ganjar juga meminta seluruh komponen mulai dari Dinsos, Kemensos, PMI, relawan dan lainnya untuk selalu memastikan peralatan berjalan dan berfungsi dengan baik.

“Dan sosialisasi menurut saya menjadi suatu yang sangat penting. Alatnya berfungsi, sosialisasi terjadi, peta bencana dimiliki, cuaca yang ada tiap hari bisa kita pantau, maka kesiapsiagaan itu bisa kita laksanakan insyaallah,” ujar Ganjar.

Ditemui usai apel, Ganjar menegaskan kesiapsiagaan di Banjarnegara sudah maksimal. Para petugas dan relawan saat ini juga telah disiagakan di wilayah atas Banjarnegara atau yang rawan bencana.

“Bahkan ini sudah ada yang jalan karena ada longsor di Beji. Kita semua membackup, tinggal interaksi dengan masyarakat dalam bentu sosialisasi agar mereka semua siap,” tandasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]