KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polrestabes Semarang Ungkap Perdagangan Wanita Sebagai Pekerja Seks

Polrestabes Semarang Ungkap Perdagangan Wanita Sebagai Pekerja Seks

Polrestabes Semarang Ungkap Perdagangan Wanita Sebagai Pekerja Seks

SEMARANG – Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang mengungkap tindak kejahatan perdagangan wanita sebagai pekerja seks komersial (PSK).

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menjelaskan, dalam kasus tersebut pihaknya mengamankan satu orang yang berperan sebagai mucikari bernama Darwin Pratomo (33) warga Kebondalem, Kabupaten Kendal.

Kombes Irwan menerangkan, pengungkapan ini bermula ketika adanya laporan dari masyarakat melalui Presisi Comand Center (PCC) Polrestabes Semarang terkait kos-kosan yang diduga sering digunakan sebagai tempat prostitusi atau praktik berbuat mesum.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, kemudian pihaknya melalui Tim Elang Hebat Semarang (Tebas) melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap kos-kosan yang bernama Kost Palapa Jalan Gayamsari II No. 39, Kelurahan Gayamsari Kecamatan Gayamsari Kota Semarang pada Kamis (18/11/2021) pukul 17.00 WIB.

“Setelah ditindak lanjuti di tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan raktik prostitusi ditempat itu. Ada sepasang yang bukan suami istri kemudian ada korban-korban lain yang disiapkan sebagai tanda kutip wanita panggilan,” ujarnya saat rilis kasus di Mapolrestabes Semarang, Senin (22/11/2021).

Adapun wanita panggilan itu diantaranya PF (16) dan RA (27)  warga Jepara, HY (24) warga Palembang, EL (23) warga Tangerang. Di lokasi, lanjut Irwan, juga ditemukan alat bukti lainnya seperti alat kontrasepsi, sejumlah uang dari transaksi prostitusi dan beberapa ponsel sebagai sarana komunikasi.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]