KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pasca Kebakaran, Gedung Kasuari RSUP Kariadi Sudah Beroperasi Normal

Pasca Kebakaran, Gedung Kasuari RSUP Kariadi Sudah Beroperasi Normal

Pasca Kebakaran, Gedung Kasuari RSUP Kariadi Sudah Beroperasi Normal

SEMARANG – Layanan pengobatan terpadu di Gedung Kasuari RSUP dr Kariadi Semarang kembali beroperasi normal usai kebakaran ruang MRI pada Jumat (30/12/2021) lalu.

Koordinator Hukum, Organisasi dan Humas RSUP dr Kariadi Semarang, Vivi Vira Viridianti mengatakan, puluhan pasien yang sempat dievakuasi ke Gedung Garuda pun telah dipindahkan ke Gedung Kasuari.

“Hari ini (Senin 3/12) semua sudah kembali normal untuk pelayanan di Gedung Kasuari, Pasien-pasien sudah dilayani di sana lagi. Pada Hari Minggu kemarin 50 pasien kembali lagi ke tempat (Gedung Kasuari) dari Gedung Garuda,” ujar Vivi kepada wartawan.

Ia juga menegaskan, layanan kemoterapi bagi pasien kanker yang menggunakan alat MRI juga sudah berjalan. Sebab, RSUP dr Kariadi masih memiliki satu mesin MRI di Gedung Radiologi.

“Di RSUP dr Kariadi ada dua MRI yang satu ada di gedung utama Radiologi. Tapi tentu ada penjadwalan lagi karena biasanya dilayani dua alat sekarang hanya dilayani satu alat,” kata dia

Sementara itu, Kabid Labfor Polda Jateng, Kombes Pol Ir. Slmet Iswanto menduga pemicu kebakaran disebabkan oleh gagalnya sistem instalasi yang berada di ruang Magnetic Resonance Imaging atau MRI.

“Penyebabnya adalah adanya kegagalan di dalam sistem kelistrikan ruangan itu. Entah itu karena binatang atau apa yang jelas kita temukan di tempat kejadian adanya korseleting atau hubung singkat listrik di area stop kontak,” katanya.

Setelah diduga mengalami hubung singkat, api kemudian cepat membesar ditambah dinding ruangan MRI yang terbuat dari peredam suara (bahan mudah terbakar).

Lebih lanjut, dirinya tak bisa memastikan terkait adanya unsur kelalaian yang dilakukan karyawan karena pihaknya hanya melakukan penyelidikan penyebab kebakaran itu.

“Human eror nanti ditanyakan kepada Polrestabes kalo Labfor sifatnya dari sisi teknis. Apakah itu misalnya ada unsur- kalalaian atau human eror nanti diselidiki oleh Reskrim Polrestabes Semarang,” ucapnya.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]