URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan karambol terjadi di ruas Jalan Urip Sumoharjo, Mangkang atau yang di kenal jalur tengkorak, Jumat (25/2/2022)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kecelakaan Karambol di Mangkang, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

Kecelakaan Karambol di Mangkang, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

Kecelakaan Karambol di Mangkang, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

featured-img

SEMARANG – Kecelakaan karambol terjadi di ruas Jalan Urip Sumoharjo, Mangkang atau yang di kenal jalur tengkorak, Jumat (25/2/2022) sekitar pukul 13.20 WIB.

Insiden lalu lintas itu melibatkan tiga kendaraan diantaranya mobil Honda Brio warna kuning bernomor polisi H-9417-QD,
bus Hino bernomor polisi H-1743-FG dan motor Beat bernomor polisi H-3095-AQG.

Kejadian ini, pengendara motor bernama Setono Nur Permadi (31) warga Desa Latak, Godong, Kabupaten Grobogan tertabrak bus yang dikemudikan Dany Siswoyo (24) warga Desa Guyangan, Winong, Kabupaten Pati hingga masuk kolong.

Informasi yang diperoleh, kejadian kecelakaan bermula saat korban melintas dari arah Tugu (timur) menuju arah Kaliwungu (barat).

Lalu sesampai di KM17, persisnya depan Gudang Bulog, Mangkang Kota Semarang, ia terlibat kecelakaan dengan mobil yang dikemudikan oleh Herman Subagyo (41) warga Desa Sumberejo, Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

“Motor beat dan mobil Brio ini dari arah sama. Kalau keterangannya, yang mobil Brio itu sempat ngerem, dan ditabrak dari belakang yang naik motor Beat. Terus pengendara motor oleng jatuh ke kanan, dari belakang ada bus Hino,” kata anggota Satlantas Polrestabes Semarang di lokasi kejadian.

Kejadian ini, tidak ada korban jiwa. Pengendara motor yang tertabrak bus tersebut mengalami luka ditubuhnya dan dilarikan ke RS Tugurejo Kota Semarang guna mendapatkan perawatan medis.

“Korban selamat, hanya luka ringan. Mengalami luka pada pinggang,” katanya.

Pihak kepolisian anggota dari Unit Laka Satlantas Polrestabes Semarang juga telah mendatangi lokasi kejadian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk penyelidikan.

Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Semarang, q1AKBP Sigit menjelaskan pihak pengemudi kendaraan yang terlibat kecelakaan juga telah diamankan untuk dimintai keterangan. Saat ini, kecelakaan tersebut masih dalam penanganan kepolisian.

“Diduga, pengendara motor Honda Beat kurang waspada pandangan depan. Sehingga terjadi kecelakaan dengan Kbm Honda Brio yang melaju searah didepannya. Kemudian pengendara motor Honda Beat oleng ke kanan, dan terjadi kecelakaan dengan bus Hino yang melaju searah dari belakangnya,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Sebuah truk pengangkut paket tujuan Flores, Nusa Tenggara Timur, terbakar di ruas Tol Semarang–Solo KM 464+500 A pada Sabtu (27/6/2026) dini hari. Kebakaran diduga dipicu patahnya as roda yang memunculkan api dari bagian ban hingga merambat ke bodi dan menghanguskan muatan. Dua armada Damkar Kota Salatiga bersama sejumlah instansi berhasil memadamkan api, sementara tidak ada korban jiwa dan penyebab pasti masih diselidiki.
Truk Paket Terbakar di Jalan Tol, Dugaan awal As Roda Belakang Patah hingga Semburkan Api
Polda Jawa Tengah mulai menyelidiki penyebab krisis pasokan sapi di Kota Salatiga yang memicu pedagang daging mogok berjualan selama lima hari. Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Muhammad Solikhin Fery menyatakan, Jumat (26/6/2026), pihaknya berkoordinasi dengan Satgas Pangan dan instansi terkait untuk mengusut kemungkinan penimbunan atau permainan harga, sekaligus memastikan kelangkaan murni akibat pasokan yang menurun.
Polisi Selidiki Penyebab Kelangkaan Daging Sapi di Salatiga
Sebuah truk trailer bermuatan baja sekitar 65 ton mengalami kecelakaan tunggal di Jembatan Kali Bodri, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, Kamis (25/6/2026) dini hari. Kendaraan yang melaju dari Jakarta menuju Surabaya itu menabrak pelindung pilar jembatan diduga akibat pengemudi mengalami microsleep karena kelelahan. Tidak ada korban jiwa, namun truk dan struktur pengaman jembatan mengalami kerusakan.
Diduga Kejar Waktu dan Alami Microsleep, Truk Angkut 65 Ton Baja Hantam Pilar Jembatan Kali Bodri Kendal
Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.
Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026