[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Haru campur Kaget. Itulah barangkali yang dirasakan Septian Naafiantoro, siswa kelas 11 SMAN 2 Salatiga. Gegara postingannya, ia didatangi sejumlah petugas kepolisian.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Unggah Video Soal Cita-Citanya Jadi Abdi Negara, Siswa SMAN 2 Salatiga Ini Disambangi Polisi

Unggah Video Soal Cita-Citanya Jadi Abdi Negara, Siswa SMAN 2 Salatiga Ini Disambangi Polisi

Unggah Video Soal Cita-Citanya Jadi Abdi Negara, Siswa SMAN 2 Salatiga Ini Disambangi Polisi

Septian Naafiantoro siswa kelas 11 SM 2 Salatiga. (poto dok ist)

Haru campur Kaget. Itulah barangkali yang dirasakan Septian Naafiantoro, siswa kelas 11 SMAN 2 Salatiga. Gegara postingannya, ia didatangi sejumlah petugas kepolisian.

Polisi sendiri datang setelah Septian memosting cita – citanya untuk mengabdi ke negara sebagai polisi. Ia rela mencukur gundul rambutnya jika Pj Wali kota Sinung Rachmadi dan Polres Salatiga mau merepost postingannya.

Tak disangka Pj Wali Kota Sinung Rachmadi merepost postingan tersebut. Keesokan harinya, sejumlah polisi antara lain kabag SDM Polres Salatiga Kompol Jumaeri, menemui Septian.

“Kaget tapi seneng. Keinginan saya menjadi polisi agar bisa meneruskan alm kakek dan pakdhe saya,” tutur Septian usai bertemu dengan para anggota polisi.

Pantauan media Polisi yang datang yakni Kompol Jumaeri, Kabag SDM Polres Salatiga, Ipda Sugiyanto, Paurmin Bag SDM Polres Salatiga dan Aipda Catur Setya Andika Paur Subbagbinkar Bag SDM Polres Salatiga. Mereka memberikan motivasi kepada Septian dan juga para siswa lainnya.

Putra kedua pasangan Bambang Yoewono – Reno Puji Rahayu ini mendapatkan banyak motivasi agar terus belajar sehingga bisa menggapai cita citanya. Siswa kelahiran 3 September 2005 ini juga memiliki keahlian yakni atlet karate dan wushu sanda. “Wah, nanti tetap cukur gundul karena nadzar,” ujar Septian sambil tertawa ringan.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana sangat antusias melihat motivasi dari Septian. “Ini sangat bagus. Ada motivasi dari dalam dan biasanya ini sangat kuat. Yang penting tetap belajar dengan baik,” ujar Indra Mardiana.( rief)

BACA JUGA :

Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

[podcast_widget limit="1" show_load_more="5"]

POPULER

Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px